Koran Jakarta | June 25 2018
No Comments
suara daerah

Pemkab Demak Terus Kembangkan Sektor UMKM

Pemkab Demak Terus Kembangkan Sektor UMKM

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Demak menjadi salah satu sektor unggulan yang diprioritaskan pengembangannya. Tiga sektor lain yang juga dikembangkan adalah pertanian, pariwisata, dan kelautan perikanan. Sektor UMKM diyakini lebih tahan terhadap krisis, mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara kontinu dan mampu membuka lapangan pekerjaan.

Pelaku usaha lain yang baru- baru ini terus dikembangkan adalah pengolahan ikan, dengan menggelar pelatihan produk olahan ikan bagi kelompok pengolah atau pemasar hasil perikanan. Pelatihan diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan pengetahuan bagi masyarakat pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak mengajak warga untuk memanfaatkan tanah pekarangan rumah. Pekarangan rumah digunakan sebagai lahan tumbuhan atau tanaman bergizi, sekaligus untuk turut serta memelihara ketahanan bangsa. Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang dilakukan Pemkab Demak dalam menyejahterakan warganya dengan pengembangan UMKM, wartawan Koran Jakarta, Henri Pelupessy, berkesempatan mewawancarai Bupati Demak, HM Natsir, di Demak, beberapa waktu lalu. Berikut petikan selengkapnya.

Apa yang dilakukan Pemkab Demak untuk mengembangkan UMKM? Kami memang menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu sektor unggulan yang diprioritaskan pengembangannya. Ada juga sektor pertanian, pariwisata, serta kelautan dan perikanan. Sektor UMKM diyakini lebih tahan terhadap krisis, mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara kontinu dan mampu membuka lapangan pekerjaan.

Sejauh mana peran sektor UMKM membuka lapangan kerja di Demak? Keberadaan UMKM terbukti cukup membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran. Berkat keberadaan para pelaku UMKM, produk khas unggulan Demak dapat terangkat di pasar nasional maupun internasional.

Apa saja yang dilakukan Pemkab Demak untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan mitra bisnis? Dengan adanya Demak Expo, diharapkan dapat terjalin kemitraan antara pelaku usaha lokal dan mitra bisnis yang pas. Dengan begitu menciptakan iklim bisnis yang baik bagi pasar domestik, termasuk bagi para pelaku UMKM. Mereka dapat lebih meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi persaingan yang ada, hingga termotivasi meningkatkan produktivitas dan kualitas produk.

Adakah upaya lain yang dilakukan Pemkab Demak untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM? Kami menggelar pelatihan produk olahan ikan bagi kelompok pengolah atau pemasar hasil perikanan di warung makan dan pusat oleholeh khas Demak. Saya meminta jadikan pesaing sebagai penyemangat untuk berusaha lebih giat lagi agar hasilnya luar biasa. Carilah jejaring sebanyak-banyaknya agar usahanya lebih maju.

Para pelaku UMKM harus dipacu kreativitas dan diubah mindset mereka, sejauh mana itu dilakukan? Pelatihan-pelatihan tersebut bertujuan untuk mengubah mindset kelompok pengolah atau pemasar hasil perikanan yang tadinya mengolah ikan hanya sekadar hobi dan dalam skala kecil. Kami berharap mereka bisa menjadi lebih serius dalam memproduksi dan dalam jumlah yang besar agar usahanya makin maju dan berkembang.

Biasanya kemasan produk UMKM masih kurang menarik, apa yang dilakukan Pemkab Demak? Dengan pelatihan dapat memberikan nilai tambah dan pengetahuan bagi masyarakat pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatannya. Apalagi produk yang selama ini dihasilkan sudah mulai dikemas dengan baik dan bisa langsung dipasarkan di pusat oleholeh berbagai olahan ikan. Dengan adanya tempat pemasaran yang lebih representatif, para pengusaha kecil dapat menekan biaya promosi untuk produknya karena tidak perlu menggunakan perantara sehingga laba yang diperoleh menjadi maksimal.

Adakah upaya lain untuk meningkatkan kesejehateraan masyarakat, dengan memenuhi kebutuhan makanan bergizi? Kami mengajak warga untuk memanfaatkan tanah pekarangan rumah sebagai lahan tumbuhan atau tanaman bergizi, sekaligus untuk turut serta memelihara ketahanan bangsa. Untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi tidak perlu mengeluarkan dana besar, tetapi cukup memanfaatkan tanah pekarangan rumah untuk ditanami tumbuhan atau tanaman bergizi, tidak harus luas arealnya. Sajian kue maupun sayuran harian, seperti kacang tanah, ketela pohon, ketela rambat, dan ubi-ubian lain merupakan menu bergizi dan bagus.

Adakah gerakan khusus untuk itu? Pemkab mencanangkan warga Demak agar menanam tanaman atau tumbuhan bergizi di pekarangan rumah masing-masing. Jenis makanan bergizi, seperti itu tidak asing bagi warga Demak karena sejak dulu sudah menjadi menu atau jajanan harian yang mudah didapat. N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment