Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments
suara daerah

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat lewat Pariwisata

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat lewat Pariwisata

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, sejumlah upaya dilakukan pemerintah daerah didukung pemerintah pusat, dalam hal ini Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar). Seperti dilakukan Kabupaten Belitung yang akan mengge­lar Festival Tanjung Kelayang 2018, di Pantai Wisata Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung (Babel) pada 15–19 November 2018.

Untuk mengetahui festival yang masuk dalam Top 100 Calender of Event Wonderful Indonesia 2018 ini wartawan Koran Jakarta, Muhammad Zaki Alatas, berkesempa­tan mewawancarai Bupati Belitung, Sahani Saleh, usai peluncuran Festival Tanjung Kelayang 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenpar, Jakarta, belum lama ini. Beri­kut petikan selengkapnya.

Bisa diceritakan tentang kondisi sektor pariwisata Belitung?

Pariwisata merupakan sektor andalan dalam me­nyejahterakan masyarakat Belitung. Kontribusi pariwisata Kabupaten Belitung terha­dap pembangunan pada 2017 sebesar 34,59 persen atau mencapai sekitar 16,4 miliar rupiah. Dengan ditetapkan­nya Tanjung Kelayang sebagai destinasi prioritas, pariwisata Belitung akan cepat maju serta meningkakan kesejahteraan masyarakat.

Seberapa besar komitmen Anda dalam mengembang­kan sektor pariwista?

Saya tegaskan kalau Pemer­intah Kabupaten (Pemkab) Belitung sangat berkomit­men mengembangkan sektor pariwisata. Hal itu dilakukan karena pariwisata terbukti da­pat menyejahterakan rakyat.

Terkait daya tarik wisata yang dimiliki?

Pada tahun 2017, Kabupat­en Belitung tercatat memiliki 69 daya tarik wisata berupa 44 alam, 21 budaya, dan 4 buatan. Sedangkan di Kabupaten Belitung Timur memiliki 39 daya tarik berupa 39 alam, 18 budaya, dan satu buatan.

Bagaimana dengan jumlah wistawan?

Jumlah kunjungan wisatawan ke Belitung pada tahun 2017 sebanyak 379.274 wisatawan, terdiri atas 9.358 wisman dan 369.916 wisnus. Kunjungan wisman ke Belitung terbanyak dari Korea Selatan, Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Jepang sebagai top 5 serta Australia, India, Amerika Ser­ikat, Jerman, dan Inggris.

Bagaimana dengan akses transportasi?

Iya, unsur aksesibilitas teru­tama konektivitas penerbang­an langsung dari negara-nega­ra sumber wisman ke Belitung menjadi hal sangat penting. Bila sebelumnya Bandara HAS Hanandjoeddin hanya didarati pesawat charter flight dari Malaysia dan Singapura, mulai Senin pekan (29/10) Garuda Indonesia telah terbang secara reguler empat kali seminggu dari Singapura (SIN)-Tanjung Pandan (TJQ), Belitung-Singapura (SIN). Konektivitas penerbangan langsung ini akan mem­percepat terwu­judnya Tanjung Kelayang menjadi des­tinasi kelas dunia.

Terkait penerbangan lang­sung dari Singapura tersebut bagaimana tanggapan Anda?

Ini menjadi catatan sejarah, selama ini yang terjadi ha­nya carter flight Singapura–Tanjungpandan. Nah, kali ini perdana reguler flight. Kami sangat berharap, dengan ada­nya penerbangan reguler flight internasional ini bisa menarik ribuan wiswan datang ke Negeri Laskar Pelangi untuk berwisata, investasi, dan men­cari peluang bisnis.

Untuk jadwal penerbang­an kapan saja?

Jadwal penerbangan in­ternasional ini, Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Kami berharap ke depannya pener­bangan dapat ditingkatkan menjadi setiap hari sehingga akan lebih banyak menarik jumlah wisatawan ke Bumi Laskar Pelangi.

Apakah penerbangan ini sudah diperlukan?

Penerbangan reguler terse­but, memang suatu kebutuhan untuk menarik lebih banyak kunjungan wisman. Yang membuat kami senang lagi, Kemenpar akan membantu agar penerbangan reguler flight lain terwujud.

Apakah dengan pener­bangan langsung ini jumlah wisman akan bertambah?

Kami optimistis. Pener­bangan internasional ini akan meningkatkan 100 persen jumlah kunjungan wisatawan ke Belitung. Pa­ling tidak kurun satu pekan, ada sekitar 400 orang wisman berkunjung ke Belitung, lantaran dalam satu minggu empat kali penerbang­an interna­sional rute Singapura–Tanjung Pandan.

N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment