Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments

Pemilik First Travel Ditahan

Pemilik First Travel Ditahan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan dua pemilik First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari se­bagai tersangka kasus dugaan penipuan perjalanan umroh. Bareskrim langsung menjebloskan pasangan suami-istri ini ke dalam tahanan, karena diduga merugikan 35 ribu calon jemaah First Travel.

Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjend Pol Herry Rudolf Nahak, keduanya ditetapkan sebagai tersangka, se­telah penyidik mengantongi cukup alat bukti. “Didapatkan cukup alat bukti untuk kita tingkatkan menjadi tersangka. Dan dilakukan penahanan mulai hari ini,” kata Nahak saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/8).

Setelah dilakukan penahanan, penyidik akan melakukan penggeledahan rumah dan kantor Andika. “Dimana masih tersimpan cukup banyak alat bukti di sana,” kata Nahak.

Sementara itu, menurut Kabag Penum Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak Selasa (8/8) dan ditangkap, usai melakukan jumpa pers di Kementerian Agama pada Rabu siang (9/8).

Dijelaskannya, kedua tersangka melakukan penyeleng­garaan umroh terhadap 70 ribu calon jemaah. Sebanyak 35 ribu telah berangkat sedangkan sisanya belum. Selain me­nangkap, penyidik juga tengah menelusuri dugaan pencu­cian uang yang dilakukan kedua tersangka.

Dalam penelusuran, penyidik memblokir lima rekening milik tersangka. “Dari lima rekening, isinya cuma sedikit, ada yang tinggal 1,3 juta saja,” kata Martinus.  eko/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment