Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments

Pemerintah Tetap Intervensi Harga BBM

Pemerintah Tetap Intervensi Harga BBM

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan pemerintah tetap mengintervensi harga bahan bakar minyak (BBM) apabila badan usaha penyalur menetapkan harga yang tidak sesuai dengan peraturan seperti melebihi marjin 10 persen.

Terkait prosedur kenaikan, badan penyalur BBM hanya perlu melapor dan tidak perlu lagi meminta persetujuan Pemerintah sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM. “Namun Pemerintah tetap dapat intervensi,” tegas Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar di Jakarta, Jumat (6/7).

Meski demikian, Arcandra menegaskan pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikkan harga BBM yang sebagian besar dikonsumsi masyarakat. “Kita jamin apa yang kita janjikan sampai akhir tahun bahwa BBM subsidi tetap. Tidak naik,” tambahnya.

Arcandra menjelaskan kenaikan beberapa jenis BBM non subsidi pada awal Juli 2018 tidak terlalu berdampak pada daya konsumsi masyarakat. Pasalnya, mayoritas BBM yang dikonsumsi masyarakat tidak mengalami kenaikan harga, utamanya yang dijual Pertamina. BBM non subsidi yang mengalami kenaikan jumlahnya hanya 14 persen dari total kebutuhan BBM di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, BBM jenis solar maupun minyak tanah yang disubsidi oleh Pemerintah harganya tidak mengalami kenaikan. Begitupun dengan premium yang merupakan BBM jenis Penugasan, harganya tetap. Bahkan, Pertalite yang notabene juga merupakan BBM jenis umum yang penetapan harganya menjadi ranah Badan Usaha, harganya pun tidak mengalami kenaikan.

 

ers/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment