Pemerintah Jepang Izinkan Indonesia Evakuasi 74 WNI | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 7 2020
1 Comment
Virus Korona I Pemerintah Belum Putuskan Opsi Pemulangan

Pemerintah Jepang Izinkan Indonesia Evakuasi 74 WNI

Pemerintah Jepang Izinkan Indonesia Evakuasi 74 WNI

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font
Kapal pesiar Diamond Princess telah menjadi episentrum baru penyebaran virus korona jenis baru Covid-19.

 

TOKYO – Jepang telah memberikan izin kepada pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi 74 warga negara Indonesia (WNI) kru kapal pesiar Diamond Princess kembali ke Tanah Air. “Kami telah menyetujui dua pemerintah yang meminta penjemputan warga masing-masing ke negaranya, yakni Indonesia dan Filipina,” ujar Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, dalam konferensi pers, di Tokyo, Jumat (21/2).

Motegi melanjutkan, dua negara itu berencana mengerahkan pesawat carter untuk memulangkan warganya dari Yokohama, tempat kapal itu dikarantina. Langkah itu diambil setelah 759 penumpang sudah dievakuasi oleh AS, Korea Selatan, Australia, Hong Kong, Israel, dan Kanada. “Kapan pesawat tersebut bakal diberangkatkan dia menyerahkannya kepada pemerintahan negara masing-masing.

Izin sudah diberikan, silakan datang menjemput,” kata Motegi. Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebut ada dua opsi untuk mengevakuasi 74 WNI yang bekerja sebagai kru di kapal pesiar Diamond Princess itu. Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto, merinci opsi pemulangan itu terdiri dari jalur laut dan jalur udara.

Pertama, opsi jalur laut menggunakan kapal Rumah Sakit (RS) KRI dr Soeharso. Kepulangan WNI dengan KRI Soeharso membutuhkan waktu setidaknya 14 hari untuk penjemputan dan 14 hari untuk kembali ke Indonesia. Dengan demikian, opsi penjemputan ini sudah mencakup masa observasi. Artinya, para WNI itu tak perlu diobservasi di dalam negeri. Opsi kedua, pemulangan menggunakan pesawat miliki TNI-AU. Jika opsi ini diambil, Achmad menyebut perlu ada masa observasi di Indonesia selama 28 hari. Pihaknya mengeklaim sudah menyiapkan tempat observasi yang masih dirahasiakan. “Pokoknya sudah ada beberapa opsi tempat,” tegas Achmad di Jakarta, Jumat.

Belum Diputuskan

Kepulangan WNI dari kapal pesiar Diamond Princess ini membutuhkan penanganan khusus karena diduga virus telah mengalami mutasi genetik. Dampaknya, pasien tidak menunjukkan gejala seperti demam tinggi, flu, dan batuk, meski hasil tesnya positif virus korona. Kapal pesiar yang berada di perairan Yokohama itu telah menjadi episentrum baru virus korona jenis baru Covid-19.

Tetapi, Presiden Jokowi mengaku belum memutuskan opsi mana yang diambil. “Apakah nanti dievakuasi dengan kapal, rumah sakit langsung, atau evakuasi dengan pesawat, ini belum diputuskan. Saya kira secepatnya [diputuskan],” katanya, di Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat ini ada 74 dari 78 WNI kru kapal pesiar yang negatif virus korona. Sementara empat orang lainnya telah dinyatakan positif virus, sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit Jepang.

Berkembang di Penjara

Di tempat terpisah, pemerintah Tiongkok telah memecat sejumlah pejabat sipir penjara di dua provinsi setelah 512 tahanan dan beberapa petugas lapas dinyatakan positif terinfeksi korona, yakni di Provinsi Shandong dan Provinsi Zhejiang.

Pemecatan itu dilakukan lantaran para pejabat itu dianggap lalai melakukan penanganan korona. Hingga Jumat pagi, korban meninggal akibat terinfeksi korona di seluruh dunia mencapai 2.244 orang. Sebagian besar korban merupakan warga Tiongkok, khususnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. n ang/AFP/P-4

Klik untuk print artikel

View Comments

sukiyaki
Sabtu 22/2/2020 | 03:11
pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi..
jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu
segera aja ke dupa88,net dan jangan lupa join now yach...
bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan.
<a href="https://dupa88.co/" rel="nofollow noopener" title="dupa88.net">Click Disini</a>

Submit a Comment