Koran Jakarta | March 27 2019
No Comments
Infrastruktur Daerah

Pembentukan KEK Jabar Bagian Timur Dimatangkan

Pembentukan KEK Jabar Bagian Timur Dimatangkan

Foto : ISTIMEWA
Ridwan Kamil
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah timur Jawa Barat (Jabar), meliputi Kabupaten Majalengka, Kabupaten dan kota Cirebon dan Kabupaten Subang, terus dimatangkan.

Untuk itu, pemerintah provinsi Jabar berencana membuat peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jawa Barat terbaru yang disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) RTRW ini yang bakal disahkan Maret mendatang. “Untuk RPJMD intinya kita akan memastikan visi misi saya dan Pak Uu (wagub) bisa diakomodir dengan maksimal selama lima tahun.

Kemudian memastikan kita ini akseleratif. Jadi kata kuncinya ngabret itu kan akseleratif. Jabar maju tapi kecepatannya belum digeber,” ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, Senin (11/2). Emil, demikian akrab dipanggil, mengatakan segera membuat program untuk menyatukan tiga wilayah di timur Jabar tersebut dalam sebuah kawasan KEK.

Tiga kawasan yang akan menjadi titik pembanguan masif adalah kawasan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, kawasan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang dan kawasan sekitar Pelabuhan Muarajati di Kota Cirebon.

“Kita akan segera merilis program kawasan segitiga Rebana, singkatan Cirebon, Patimban, Kertajati. Nah, segitiga rebana ini akan menjadi kawasan paling maju futuristik di masa depan, sehingga industri - industri yang khususnya padat karya akan dipindahkan ke sana. Kita sudah bicara dengan Apindo, pabrik - pabrik sepanjang Citarum yang selama ini membuat plus minus dan polemik akan kita imbau untuk pindah ke sana,” paparnya.

Gubernur mengatakan tahun ini juga akan memulai studi perencanaan pembentukan KEK segitiga Rebana itu dan baru melakukan berbagai kegiatan konstruksi tahun berikutnya seperti pematangan lahan dan infrastruktur pendukung. Sehingga targetnya pada tahun 2021, pabrik di kawasan padat di Jawa Barat sudah bisa pindah ke timur.

Ketua Apindo Jabar, Deddy Widjaja mengatakan pemindahan lokasi pabrik ke wilayah timur Jawa Barat bisa jadi menjadi solusi di tengah mahalnya biaya upah dan produksi pabrik di kawasan industri bagian barat.

 

Pengembangan Bandara

 

Selain kawasan timur, Pemprov Jawa Barat juga berencana membangun infrastruktur di bagian selatan. Pembangunan terlebih dahulu fokus pada akses transportasi, yang saat ini masih sangat kurang.

Kemudian juga bakal ada pengembangan bandara di Sukabumi, Pangandaran, Tasikmalaya, termasuk Garut bagian selatan. Bandara yang dibangun itu untuk keperluan pengembangan pariwisata.

Terkait pendanaannya, Emil menyebutkan bisa dilakukan oleh pemerintah melalui dana APBN atau APBD ditambah pihak swasta. 

 

tgh/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment