Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
POLKAM

Pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terindah

Pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terindah

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 telah selesai. Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, resmi mulai menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk lima tahun ke depan.

Dalam pidatonya, usai mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden, Jokowi berjanji akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan. Negara maju, yang tidak bertumpu pada daya saing sumber daya alam. Tapi, bertumpu pada daya saing manufaktur dan jasa modern.

Di luar itu, banyak hal yang menarik yang bisa dicatat dari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih kali ini. Salah satu pemandangan yang menarik adalah kehadiran Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Megawati tak lain adalah Presiden RI kelima. Sementara SBY, adalah Presiden keenam.

Kehadiran keduanya menjadi hal yang tak biasa. Bahkan bisa dikatakan istimewa. Sebab, bukan rahasia lagi, jika hubungan keduanya seperti kurang harmonis. Dalam setiap acara kenegaraan, kerap terjadi, jika SBY datang, maka Megawati yang absen. Atau sebalik. Banyak yang menduga, hubungan SBY dan Megawati tak lagi hangat, terkesan dingin ekses dari kompetisi mereka dalam pemilihan presiden.

Seperti diketahui SBY adalah mantan anak buah Megawati di kabinet, ketika Ketua Umum PDIP itu jadi Presiden menggantikan Gus Dur.

Pada pemilihan presiden 2014, Megawati dan SBY berhadap-hadapan. Sejarah mencatat, SBY keluar jadi pemenang bersama Jusuf Kalla, mengalahkan duet Megawati-Hasyim Muzadi. Pada kontestasi berikutnya, tahun 2009, kembali SBY dan Megawati bersaing berebut tiket ke Istana. Megawati maju bersama Prabowo Subianto, dan SBY menggandeng Boediono. Kembali SBY jadi pemenang. Hubungan Mega dan SBY pun tetap dingin.

Lempar Senyum Tapi pada hari Minggu, 20 Oktober 2019, keduanya datang bersamaan dalam momen pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin. Tampak Megawati yang didampingi Puan Maharani, Ketua DPR yang juga putrinya berjalan di depan menuju ruang sidang, tempat pelantikan digelar. Ikut di belakangnya, Hamzah Haz, Wakilnya Mega saat jadi Presiden. Di belakangnya, SBY berjalan diiringi Boediono.

Keduanya tak putus melempar senyum. Melambaikan tangan. Bahkan, Megawati dan SBY, duduk satu deretan kursi, hanya terpisah oleh Hamzah Haz dan Puan Maharani. Kehadiran Megawati dan SBY dalam pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin pun diapresiasi Ketua MPR, Bambang Soesatyo dalam pidatonya saat membuka prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Bahkan, Bamsoet -demikian panggilan akrab Bambang Soesatyo-menyelipkan ucapan terima khusus kepada Mega dan SBY yang bersedia hadir di acara pelantikan. Menurut Bamsoet, kehadiran Megawati dan SBY, sangat istimewa. Memberi suasana lain dalam acara pelantikan. “ Sungguh kami terharu agas kehadiran Ibu Megawati dan Pak SBY. Kehadiran ibu dan bapak membuat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden kali ini menjadi indah,” katanya. agus supriyatna/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment