Koran Jakarta | August 21 2019
No Comments
Kerusuhan 22 Mei

Pelaku Perusakan Mobil Brimob Ditangkap

Pelaku Perusakan Mobil Brimob Ditangkap

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pelaku peru­sakan mobil Brimob saat keru­suhan 22 Mei bernama Supri­atna alias Vianz Jinkz akhirnya berhasil ditangkap polisi. Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa senjata api dan uang tunai sebesar 50 juta yang didapat saat kerusuhan 22 Mei lalu.

“Iya benar, pelaku sudah diamankan,” ucap Kepala Bi­dang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (12/6).

Argo mengatakan saat menjalankan aksinya pelaku memecahkan kaca mobil yang terparkir di pinggir Jalan Raya Tali, Slipi, Jakarta Barat. Supri­atna sendiri merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Tas yang dicuri pelaku berisi senjata api jenis Glock 17 dan uang tunai senilai 50 juta rupiah.

“Berdasarkan analisis ka­mera CCTV dan temuan di la­pangan, yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pe­rusakan dan pencurian,” jelas­nya.

Kendati begitu, Argo mej­elaskan polisi berhasil mene­mukan alamat persembunyian pelaku yang berada di Pe­rumahan Cahaya Darusalam Blok B2, Kabupaten Bekasi. Saat ini, pelaku sedang dipe­riksa secara intensif.

“Yang bersangkutan kita amankan pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2019 sekitar pukul 04.00 WIB,” tutup Argo.

Dari tangan pelaku, beberapa barang bukti juga berhasil disita beberapa, di an­taranya, yakni satu pucuk senjata Glock 17, sepeda motor honda Vario hitam dengan no­mor polisi B 3418 BRT, empat ponsel, 13 butir pel­uru, jaket, cicin dan kalung emas, dan uang tunai 1.135.000 rupiah.

“Saat ditangkap, pelaku mengakui bahwa dia mengambil tas yang berisi uang senilai 50 juta rupiah, STNK, kartu anggota (Brimob) dan senjata api dari mobil Bri­mob yang telah di­rusak olehnya dan massa (kerusuhan 22 Mei),” kata Argo.

Argo mengungkapkan, SJ menggunakan uang hasil cu­rian itu untuk membayar utang dan membeli emas. Sementara itu, barang bukti lainnya, se­perti tas, kartu ATM, dan kartu anggota Brimob telah dibakar untuk menghilangkan barang bukti. Atas perbuatannya, SJ di­jerat Pasal 1 Ayat 1 UU No 12 Ta­hun 1951 tentang UU Darurat dan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUH­Pidana) dan Pasal 170 KUH­Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau pengrusakan dan atau penyalahgunaan senjata api. jon/P-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment