Koran Jakarta | May 27 2019
No Comments
Kasus Proyek SPAM

Pejabat Kementerian PUPR Didakwa Terima Suap

Pejabat Kementerian PUPR Didakwa Terima Suap

Foto : ANTARA/Sigid Kurniawan
Dugaan suap - Pejabat Pembuat Komitmen Sistem Penyediaan Air Minum Strategis Lampung, Anggiat Partunggul Nahot Simaremare (ketiga dari kiri) menjalani sidang dakwaan kasus dugaan suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (15/5).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kepala Satuan Kerja (Satker) Sistem Penyedi­aan Air Minum (SPAM) Strate­gis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung, Anggiat Partunggal Nahot Simaremare (ARE) didakwa menerima uang suap dari sejumlah pengusaha. Jumlah suap mencapai 4,983 miliar rupiah dan 5 ribu dollar Amerika Serikat (AS).

“Suap itu diberikan agar Anggiat tidak mempersulit pengawasan proyek SPAM stra­tegis Tahun Anggaran 2017-2018. Terdakwa telah melaku­kan beberapa perbuatan yang mempunyai hubungan sede­mikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, menerima hadiah,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Trimulyono Hendradi, di Pengadilan Tin­dak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (15/5).

Adapun rinciannya, kata jaksa Trimulyono, uang sejum­lah 3,733 miliar rupiah dan 5 ribu dollar AS dari empat orang yaitu Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE), Budi Suharto; Direktur Keuangan PT WKE dan Bagian Keuangan PT Tashida Se­jahtera Perkasa (PT TSP), Lily Sundarsih; Direktur Utama PT TSP dan Koordinator Pelaksa­na Proyek PT WKE, Irene Irma serta Direktur PT WKE dan Koordinator Pelaksana Proyek PT TSP, Yuliana Enganita.

Terima Hadiah

Selanjutnya, uang sejumlah 1,250 miliar rupiah dari Komisa­ris Utama PT Minarta Dutahuta­ma, Leonardo Jusminarta Prase­tyo melalui Direktur Teknis dan Pemasaran PT Minarta Dutahu­tama, Misnan Misky.

Sementara itu, JPU KPK, I Wayan Riana mendakwa tiga pejabat PUPR yaitu PPK SPAM Strategis Wilayah II A Donny Sofyan Arifin, Kepala Satuan Kerja Tanggap Darurat Permu­kiman Pusat Teuku Mochamad Nazar, dan PPK Pembangunan SPAM Strategis wilayah IB Mei­na Woro Kustinah menerima suap.

Mereka didakwa menerima suap dari Budi Suharto selaku Dirut PT WKE, Lily Sundarsih selaku Direktur Keuangan PT WKE dan bagian keuangan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP), Irene Irma selaku Dirut PT TSP dan Koordinator Pelak­sana proyek PT WKE, dan Yuliana Enganita Dibyo selaku direktur WKE dan koordinator pelaksana proyek PT TSP . ola/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment