Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
Pemilu Legislatif

PDI Perjuangan Unggul

PDI Perjuangan Unggul

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - PDI Perjuangan diperkirakan kembali unggul dan memperoleh suara terbanyak dalam pemilu legislatif (Pileg) 2019 yang digelar Rabu (17/4). Perolehan suara PDI Perjuangan pada 2019 meningkat dibandingkan Pemilu 2014. Pada Pemilu 2014, PDI Perjuangan berhasil mengantongi 23.681.471 suara atau 18,95 persen suara.

Kini berdasarkan hasil hitungan cepat LSI Denny JA, PDI Perjuangan memperoleh suara 19,86 persen. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bersyukur atas hasil hitung cepat atau quick count yang menunjukkan bahwa partainya mendapat kenaikan jumlah pemilih pada Pemilu 2019. Hasto berharap hasil itu sama dengan penghitungan resmi yang akan dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami mengucapkan syukur atas kepercayaan rakyat kepada PDI Perjuangan, karena kami pernah punya pengalaman kalah di 2004. Karena itu, kami terus memperbaiki diri,” ujar Hasto saat ditemui di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Kebagusan, Jakarta, Rabu.

Bila pada pemilu 2019 ini KPU memutuskan PDI Perjuangan sebagai pemenang, maka ini adalah untuk pertamakalinya dalam sejarah setelah reformasi ada partai politik yang berhasil menang dua kali berturut-turut. Pada pemilu 1999 PDI Perjuangan keluar sebagai pemenang, namun di pemilu 2004 posisi pertama diduduki oleh Golkar.

Sedangkan pada pemilu 2009 dimenangkan oleh Demokrat. PDI Perjuangan kembali meraih kemenangan pada 2014. Di Pemilu 2019 ini posisi kedua diambil alih oleh Gerindra dengan perolehan 12,49 persen. Golkar hanya mampu meraih 12,17 persen suara dan berada diposisi ketiga, Perolehan suara Gerindra mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2014 yang hanya memperoleh 14.760.371 suara atau 11,8 persen.

Partai Demokrat yang berada di urutan keempat pada Pemilu 2014, kini melorot ke posisi ketujuh. Sedangkan urutan keempat ditempati oleh PKB dengan perolehan suara 9,85 persen. Urutan kelima ditempati oleh Partai Nasdem dengan perolehan 8,48 persen. Kemudian diikuti PKS 8,07 persen, Partai Amanat Nasional 6,15 persen, dan PPP 4,38 persen.

Berdasarkan hitung cepat LSI Denny JA itu, terdapat tujuh parpol yang perolehan suaranya di bawah ambang batas empat persen. Parpol-parpol yang diperkirakan tidak akan lolos ke parlemen itu adalah Perindo, Partai Berkarya, PSI, Partai Hanura, Partai Garuda, PBB, dan PKPI. 

P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment