Paus Akan Kunjungi Thailand dan Jepang | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Misi Vatikan

Paus Akan Kunjungi Thailand dan Jepang

Paus Akan Kunjungi Thailand dan Jepang

Foto : AFP/ALBERTO PIZZOLI
Paus Fransiskus
A   A   A   Pengaturan Font

VATICAN CITY – Pemim­pin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, akan melakukan memulai kunjungan ke kawas­an Asia mulai Selasa (19/11) dan akan singgah di Thailand dan Jepang sepanjang pekan ini. Hal itu disampaikan Vati­kan pada Senin (18/11).

“Paus Fransiskus, yang sejak setahun lalu ingin pergi ke Je­pang, akan berkunjung ke dua lokasi dijatuhkannya bom at­om saat Perang Dunia II, dan menyerukan larangan senjata nuklir yang tak bermoral,” de­mikian pernyataan Vatikan.

“Negara ini (Jepang) amat menyadari penderitaan yang diakibatkan peperangan. Ber­sama dengan kalian, saya ber­doa agar kekuatan penghancur senjata nuklir tidak akan per­nah terjadi lagi dalam sejarah umat manusia. Penggunaan senjata nuklir tidak bermoral,” demikian pesan rekaman vid­eo dari Paus Fransiskus, 82 ta­hun, yang disampaikan untuk rakyat Jepang.

Pemimpin dari 1,3 miliar umat Katolik ini rencananya a­kan terbang ke Asia pada Se­lasa dan akan terlebih dahu­lu singgah di Thailand dan ke­mudian dilanjutkan ke Jepang. Paus rencananya akan tiba di Thailand pada Rabu (20/11) lalu tiba di Jepang pada Sabtu (23/11) mendatang.

Pada Minggu (24/11), Paus Fransiskus akan berkunjung ke Kota Nagasaki dan Hiroshima dimana masing-masing seba­nyak 74 ribu dan 140 ribu orang tewas akibat serangan bom at­om pada 6 Agustus 1945 dan 9 Agustus 1945.

Menurut Kardinal Pietro Pa­rolin saat ia berpidato di Per­serikatan Bangsa-Bangsa pa­da September lalu, Paus Fran­siskus akan membuat seruan sekuat mungkin dalam men­dukung langkah-langkah ber­sama untuk menghilangkan senjata nuklir sepenuhnya.

Paus Fransiskus juga kerap mencerca negara-negara yang menghasilkan uang dari senja­ta dan telah menyuarakan ket­akutannya terhadap terjadinya peperangan nuklir.

Sementara itu mantan ang­gota misi diplomatik Jepang untuk Vatikan, Shigeru Tokuy­asu, menyatakan kunjung­an Paus Fransiskus diharap­kan bisa menyadarkan dunia atas ketidakpedulian global terhadap senjata nuklir. “Na­mun begitu Paus diharapkan bisa menghindari menying­gung masalah energi nuklir yang sensitif secara politis,” ka­ta Tokuyasu.

Selain berkunjung ke Naga­saki dan Hiroshima, Paus Fran­siskus juga akan menemui kor­ban bencana gempa yang meng­guncang Jepang timur laut pada 2011 yang menimbulkan tsuna­mi dan menewaskan 18.500 ji­wa serta memicu malapetaka nuklir di Fukushima.

Puji Keberagaman

Sebelum Paus Fransiskus tiba di Thailand, pemimpin Gereja Katolik Roma itu telah memuji negara dengan kebe­ragaman etnik itu dengan me­nyatakan bahwa Thailand telah bekerja keras untuk mempro­mosikan keharmonisan dan hi­dup berdampingan secara da­mai, tidak hanya di antara para penghuninya tetapi juga di se­luruh Asia Tenggara.

“Saya pun berharap bisa memperkuat hubungan perte­manan dengan umat Buddha,” demikian pesan video Paus Fran­siskus pada rakyat Thailand.

Sejak terpilih sebagai pe­mimpin di Vatikan 6 tahun lalu, Paus Fransiskus telah dua kali mengunjungi Asia. Pada 2014, Paus berkunjung ke Filipina dan Sri Lanka dan pada 2017, berkunjung ke Myanmar dan Bangladesh. ang/AFP/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment