Koran Jakarta | August 20 2019
No Comments
Literasi Masyarakat

OJK Sosialisasikan Keuangan Syariah di Jabar

OJK Sosialisasikan Keuangan Syariah di Jabar

Foto : KORAN JAKARTA/ TEGUH RAHARDJO
SERAHKAN BANTUAN - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga dalam kegiatan sosialisasi Literasi Keuangan Syariah bersama OJK di Masjid Agung Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (23/3).
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengkampanyekan keuangan syariah ke masyarakat, salah satunya melalui kegiatan touring motor Bandung-Garut, Sabtu (23/3). Sosialisai tersebut diharapkan bisa meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat.

Berangkat dari Gedung Pakuan di Jalan Otto Iskandardinata Kota Bandung, Sabtu (23/3) pagi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta Ibu Atalia, Ketua Dewan Komisioner OJK RI Wimboh Santoso dan Ketua OJK Regional 2 Jabar Triana Gunawan mengendarai motor menuju Garut. “Jawa Barat ini punya potensi luar biasa.

Jawa Barat ini kalau dikasih instrumen perbankan syariah, Insya Allah akan ngabret,” kata Emil, sapaan Ridwan Kamil sebelum berangkat mengendarai motor Royal Enfield kesayangannya. Maraknya masyarakat yang terjerat renternir saat ini, mendorong pemerintah untuk menghadirkan sektor jasa keuangan yang bisa memberikan pinjaman ringan untuk masyarakat.

Tercatat ada tiga instrumen jasa keuangan syariah yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kredit, yakni Bank Wakaf Mikro, Kredit Mesra, dan bank syariah. Mantan Walikota Bandung itu mengatakan banyak cara untuk mendapatkan kredit tanpa harus meminta pinjaman ke rentenir. “Jadi, tinggal ke masjid, minta ke Bank Wakaf Mikro, pergi ke bank syariah.

Insya Allah ekonomi maju umatnya juga makin maju. Tinggal mau apa tidak, bersatu atau tidak, ukhuwah Islamiyah harusnya kuat,” ajaknya saat memberikan sambutan sosialisasi Literasi Keuangan Syariah bersama OJK di Masjid Agung Garut. Emil megungkapkan saat ini transaksi keuangan syariah di Jabar baru mencapai sekitar delapan persen.

Padahal, mestinya ada di atas 90 persen dengan banyaknya umat Muslim di Jabar. Selain itu, jumlah masjid di Jabar yang lebih dari 100 ribu masjid dan jumlah pesantren yang lebih dari 11 ribu pesantren bisa menjadi potensi besar pemanfaatan sektor keuangan syariah di Jawa Barat. “Nah, sekarang ada program Bank Wakaf Mikro, dipinjami 1 juta rupiah dibayar hanya 26 ribu tiap minggu kan tidak repot, atau pinjam 3 juta bayarnya cuma 70 ribu setiap minggu,” kata Emil.

 

Hindari Rentenir

 

Wimboh menambahkan Bank Wakaf Mikro bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapat kredit, sehingga tidak perlu ke rentenir. Program kredit ini bisa menerima tiga ribu peminjam dalam skala pinjaman kecil, serta akan ada pembinaan bagi para peminjam wirausaha. 

 

tgh/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment