Koran Jakarta | April 20 2019
No Comments
Dubes AS untuk PBB I Urusan Keluarga Jadi Alasan Nauert Mengambil Sikap

Nauert Mundur dari Pencalonan

Nauert Mundur dari Pencalonan

Foto : istimewa
Heather Nauert
A   A   A   Pengaturan Font

Presiden AS Donald Trump segera mencari kandiat baru untuk dicalonkan sebagai Dubes AS untuk PBB setelah calon yang diusulkan, Nauert menyatakan mundur.

WASHINGTON DC- Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan bahwa ia telah menarik diri dari pertimbangan sebagai Duta Besar AS untuk PBB. Sebelumnya, Nauert sudah menjadi juru bicara Departemen Luar Negeri pada April 2017.

Presiden Donald Trump juga mengumumkan Nauert sebagai pilihannya pada 7 Desember lalu, sebelum Gedung Putih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadapnya, maka itu pencalonan resminya belum dikirim ke Senat.

Nauert berterima kasih kepada Presiden Trump dan Sekretaris Pompeo atas kepercayaan yang mereka mempertimbangkan dirinya untuk posisi Duta Besar AS untuk PBB. Namun, dua bulan terakhir telah melelahkan bagi keluarganya dan oleh karena itu adalah yang terbaik menurut Nauert menarik nama dari pertimbangan.

“Melayani dalam Administrasi selama dua tahun terakhir telah menjadi salah satu penghargaan tertinggi dalam hidup saya,” kata Nauert dalam pernyataan resmi dari Departemen Luar Negeri, Sabtu (16/2).

Sebelum dia bergabung dengan Departemen Luar Negeri, Nauert mempekerjakan seorang pengasuh yang berada di Amerika Serikat secara legal tetapi tidak diizinkan secara hukum untuk bekerja, sumber yang mengetahui masalah tersebut dan seorang pejabat administrasi mengatakan kepada CNN. Pengasuh tersebut tidak membayar pajak saat dia bekerja. Hal itu baru diketahui ketika Nauert menjadi juru bicara Departemen Luar Negeri, tetapi dia memberi tahu para pejabat ketika dia ditawari duta besar PBB.

Nauert mengungkapkan pengasuh itu ketika dia mengisi dokumen untuk posisi di PBB, sumber yang dekat dengan Nauert yang membantu mempersiapkannya untuk pencalonan itu kepada Kylie Atwood dari CNN. Pekan lalu hal tersebut menjadi jelas bahwa itu akan menjadi masalah, Nauert memutuskan untuk mundur karena dia tidak menyadari betapa sulit menghadapinya.

Pejabat berpikir mereka bisa melewati kontroversi karena pajak kembali dibayarkan, tetapi pada akhirnya, Nauert setuju dia harus menarik diri. CNN telah menghubungi Nauert tentang masalah pengasuh anak tersebut dan juga tentang penarikannya sebagai calon tetapi belum mendapat jawaban.

Beberapa pejabat di Gedung Putih terkejut dengan pengunduran dirinya. Mereka mendesak alasan mengapa dia tidak dicalonkan secara resmi, tetapi beberapa menganggap itu hanya perampokan birokrasi.

Sementara itu, menurut sumber yang mengetahui masalah itu mengatakan kepada Jamie Gangel dari CNN, Nauert diperkirakan tidak akan kembali ke pekerjaannya di Departemen Luar Negeri. Bulan lalu, CNN melaporkan kurangnya urgensi untuk membuatnya segera dikonfirmasi. Itu datang dari semua pemangku kepentingan, yaitu Gedung Putih, Capitol Hill, dan PBB. Gedung Putih pada awalnya menyalahkan pelambatan pencalonan formalnya pada penutupan, tetapi ketika pemerintah dibuka kembali, mereka tidak akan mengatakan bahwa mencalonkannya secara resmi adalah prioritas.

Calon Baru

Departemen Luar Negeri mengatakan Trump akan membuat pengumuman segera tentang calon baru. Beberapa dari mereka yang dipertimbangkan merupakan bagian dari daftar calon yang potensial, di antaranya Ric Grennell, Dubes AS untuk Jerman, Jamie McCourt, Dubes AS untuk Prancis, dan Kelly Craft, Dubes AS untuk Kanada.

Sekretaris Negara Mike Pompeo mengatakan dalam sebuah pernyataan dari Departemen Luar Negeri, bahwa Heather Nauert telah melakukan tugasnya sebagai anggota senior tim saya dengan keunggulan tiada banding. “Keputusan pribadinya hari ini untuk menarik namanya dari pertimbangan menjadi calon Duta Besar Amerika Serikat ke PBB adalah keputusan yang sangat saya hormati,” ujarnya.  cnn/ang/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment