Koran Jakarta | July 18 2019
No Comments
Prancis Terbuka 2019

Nadal Rengkuh Gelar Ke-12 di Roland Garros

Nadal Rengkuh Gelar Ke-12 di Roland Garros

Foto : MARTIN BUREAU/AFP
RAJA TANAH LIAT - Petenis asal Spanyol Rafael Nadal mengangkat Mousquetaires Cup setelah mengalahkan petenis Austria Dominic Thiem pada laga puncak yang digelar di Lapangan Philippe Chatrier, Minggu (9/6). Rafael Nadal semakin mengukuhkan diri sebagai Raja Tanah Liat (King of Clay) setelah sukses merengkuh gelar ke-12 Prancis Terbuka 2019.
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS – Rafael Nadal akhirnya menahbiskan dirinya sebagai raja tanah liat (King of Clay) setelah suk­ses merengkuh gelar ke-12 Prancis Terbuka 2019. Nadal sebelumnya menjuarai Pran­cis Terbuka pada 2005, 2006, 2006, 2008, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2017, dan 2018.

Petenis asal Spanyol itu berhasil memupus ambisi pe­tenis Austria, Dominic Thiem pada laga puncak yang digelar di Lapangan Philippe Chatrier, Minggu (9/6). Nadal menang dengan skor 6-3, 5-7, 6-1, 6-1.

Seperti yang diperkirakan Nadal, dirinya bakal mendapat­kan perlawanan sengit dari Thiem pada final ke-12nya di Prancis Terbuka. Setelah me­lalui persaingan ketat, Nadal akhirnya merengkuh gelar ke-12 di Roland Garros.

Gelar di Prancis Terbuka ini merupakan mahkota kejuara­an besar ke-18 dalam kariernya. Sukses menaklukkan Thiem ini sekaligus menjadi pengulangan final tahun lalu.

Bagi Nadal, kemenangan atas Thiem ini juga memba­las kekalahannya di semifi­nal Barcelona Open Banc Sabadell pada bulan April, meski secara ke­seluruhan catatan per­tandingannya 8-4 mela­wan Thiem.

“Saya berharap bisa mem­berikan yang terbaik melawan salah satu dari mereka jika saya mampu. Saya percaya diri. Jika saya tidak dapat men­jalankan rencana permainan, itu akan menjadi rumit. Tetapi jika saya bermain dengan baik sebagaimana yang sudah saya lakukan sampai sekarang, maka saya memiliki semua peluang,” katanya.

Nadal melaju ke final setelah berhasil menguasai permainan untuk mengatasi perlawanan saingan lamanya yaitu Roger Federer untuk maju ke final French Open ke-12 pada Jumat (7/6) lalu. Nadal memenangkan per­saingan ke-39 mereka dengan skor 6-3, 6-4, 6-2 dalam dua jam dan 25 menit.

Kemenangan atas Thiem telah menambah catatan kemenangan Nadal menjadi 93-2 di lapangan ta­nah liat kejuaraan Grand Slam, termasuk menjadi kemenangannya yang ke-14 dalam 16 pertandingan melawan Federer di lapangan tanah liat.

Di bagian putri, Petenis Australia, Ashleigh Barty, yang sempat gantung untuk ber­main kriket profesional sela­ma setahun, menghancurkan wakil Republik Ceko Marketa Vondrousova di final untuk mengangkat mahkota Pran­cis Terbuka di Roland Garros, Paris, Sabtu (8/6) .

Unggulan kedelapan itu menghancurkan remaja Ceko dengan mudah 6-1 6-3, untuk memenangkan gelar Grand Slam pertamanya, dan mah­kota tunggal putri Prancis pertama bagi Australia dalam lebih dari empat dekade.

Bagi Barty ini adalah ge­lar grand slam pertamanya di kesempatan pertamanya me­laju ke final. Petenis yang akan naik ke peringkat kedua WTA itu juga jadi wanita Australia pertama yang berjaya di Pran­cis Terbuka setelah Margaret Court pada 1973. Ant/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment