Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments
Tokoh Mesir

Mursi Roboh dan Meninggal saat di Persidangan

Mursi Roboh dan Meninggal saat di Persidangan

Foto : AFP
Angkat Poster Mursi - Seorang pria mengangkat poster almarhum mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi sebagai bentuk penghormatan mereka usai salat ghaib di Masjid at Fatih, Istanbul, Selasa (18/6).
A   A   A   Pengaturan Font

KAIRO – Mantan Presiden Mesir, Muhammad Mursi, meninggal dunia saat menghadiri persidangan kasus kegiatan spionase, di Ibu Kota Kairo, Senin (17/6) pukul 16.50 sore waktu setempat. Tim pembela hukum Mursi, Osama El Helw, menggambarkan saat-saat Mursi roboh di tengah persidangan.

“Kami mendengar para tahanan lain di dalam kurungan kaca menggedor- gedor dan berteriak bahwa Mursi telah meninggal,” kata pengacara tim pembela Mursi, Osama El Helw. Mursi diketahui mengidap sejumlah penyakit, di antaranya diabetes, liver, dan ginjal. Selama di penjara, kesehatannya cenderung tak terawat. Kondisinya semakin parah dengan buruknya kondisi penjara.

Mursi sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal. Sumber dari gedung pengadilan menerangkan, Mursi sedang berbicara kepada hakim selama 20 menit ketika dia tibatiba roboh. “Saat itu, dia tengah bersemangat sebelum jatuh pingsan. Mursi segera dilarikan ke rumah sakit di mana dia kemudian dinyatakan meninggal dunia,” terang sumber itu. Mursi adalah presiden pertama Mesir yang dipilih secara demokrasi pada 30 Juni 2012.

Namun, dia hanya berkuasa selama setahun. Masa pemerintahannya berakhir pada 3 Juli 2013 menyusul aksi kudeta yang dilakukan Abdel Fattah el-Sisi, buntut aksi protes yang terjadi di Mesir. Dia kemudian dituduh telah melakukan kegiatan spionase dengan organisasi yang dipimpinnya, Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslimin dinyatakan sebagai organisasi terlarang. Mursi telah dimakamkan di pemakaman Al-Wafaa Wa al-Amal, Distrik Medinat Nasr, Kairo, Selasa (18/6). Menurut pemberitaan oleh stasiun televisi pemerintah, mantan Presiden berusia 67 tahun itu meninggal akibat serangan jantung. “Dia dimakamkan di Medinat Nasr, timur Kairo, dengan anggota keluarganya hadir,” kata Abdel Moneim Abdel Maksoud, salah seorang pengacara Mursi.

Meski penyebab kematian telah diumumkan sebagai serangan jantung, kelompok-kelompok hak asasi menyerukan agar dilakukannya penyelidikan independen terhadap kondisi penahanan dan kematian sang mantan Presiden itu. ang/AFP/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment