Koran Jakarta | October 14 2019
No Comments

Motor “Twin” dengan Pilihan Versi Kustom

Motor “Twin” dengan Pilihan Versi Kustom

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah lama dinanti publik, akhirnya Royal Enfield (RE) meluncurkan motor dengan dua silinder di Indonesia. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, motor legendaries asal Inggris meluncurkan dua model sekaligus yaitu Continental GT 650 Twin dan Interceptor 650 Twin, yang ditawarkan dalam versi standard an kustom.

Head Business, APAC, Royal Enfield, Vimal Sumbly, mengatakan, “Interceptor INT 650 dan Continental GT 650, menjadi motor dua silinder produk global pertama dan akan memainkan peran yang sangat strategis dalam menambah jumlah pemilik Royal Enfield di Indonesia,” ujar Vimal di Jakarta.

Motor dengan dua knalpot yang simetris ini dijual pada harga 184,800 juta rupiah untuk jenis Interceptor INT 650 dan 194,300 juta rupiah untuk Continental GT 650 versi standar. Dengan harga yang tinggi RE memang ingin memperluas konsumen segmen kelas menengah dan mengundang pengguna baru ke kategori ini.

Vimal menjelaskan, motor dua silinder tersebut menjadi yang pertama diproduksi oleh RE sejak tahun 1970. Model ini untuk mengenang era emas untuk merek ini yang dimulai pada tahun 1948 dengan kehadiran 500 Twins pertama, yaitu the Meteor, Super Meteor dan akhirnya, Interceptor orisinil pada tahun 1960.

Kedua Royal Enfield 650 ini menggunakan mesin 2-silinder berkapasitas 648 cc, 8-valve, oil-cooled, SOHC dengan injeksi bahan bakar lansiran BOSCH. Mesin parallel twin itu menghasilkan tenaga maksimum 47 tenaga kuda pada 7.100 rpm dengan torsi puncak 52 Nm pada 5.250 rpm.

“Itu berarti Continental GT 650 dan Interceptor INT 650 adalah motor paling kuat yang dimiliki RE saat ini. Tenaga dan torsi tersebut dialirkan ke roda belakang melalui transmisi 6 kecepatan,” kata Vimal.

Sepeda motor Continental GT 650, memiliki gaya café racer yang sporty, sementara Interceptor INT 650, bergaya roadster dengan memadukan tampilan klasik. Dengan tuntutan individualitas yang menjadi kunci para pengendara masa kini, RE juga menawarkan versi Kustom, di samping versi Standar.

RE menawarkan pilihanpilihan modifikasi retro yang sangat bervariasi mulai dari warna cat bergaris yang khusus hingga spion setang bergaya retro yang keren, pilihan fly screen dan modifikasi alternatif seperti pada roda, lampu dan komponen suspensi.

Dari segi dimensi Continental GT 650 memiliki panjang 2.122 mm, tinggi 1.024 mm, dan lebar 789 mm. Bobotnya 198 kg. Sementara Interceptor INT 650 memiliki panjang yang sama dengan Continental GT 650, namun memiliki tinggi 1.165 mm, lebar 744 mm dan bobot 202 kg. Sumbu roda kedua motor ini pun sama, yakni 1.400 mm.

Continental GT 650 dan Interceptor INT 650 sepenuhnya merupakan sepeda motor baru secara keseluruhan yang dikembangkan bersama oleh tim pengembang RE di India dan pusat teknis canggih di Bruntingthorpe di Inggris.

Di pasar India, kedua produk itu terjual sebanyak 1.700 unit Maret silam. Angka penjualan signifikan itu merupakan kontribusi dari banyak aspek, dan salah satunya adalah desain yang sederhana namun memikat. Secara umum, perjalanan RE selama dekade terakhir sangat menakjubkan, dengan pertumbuhan penjualan dari sekitar 50,000 sepeda motor di tahun 2010 menjadi lebih dari 820,000 sepeda motor di tahun 2018.

“Pertumbuhan ini yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini buah dari hasil dari fokus kami untuk membuat sepeda motor yang sederhana, sangat menarik, indah, serta modern,” tutur Vimal. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment