Koran Jakarta | May 30 2017
No Comments

Mitos Wanita Sukses Sulit Dapat Jodoh

Mitos Wanita Sukses Sulit Dapat Jodoh

Foto : KORAN JAKARTA
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :

Bu Rossa, bagaimana pendapat ibu tentang wanita sukses sulit dapat jodoh? Awalnya saya pikir ini hanya mitos, tapi lama kelamaan ini seperti mimpi buruk dalam hidup saya... Rika, Jakarta

Jawaban :

Selama ini kesuksesan dan kemajuan karir sering dituding sebagai penyebab penghambat jodoh wanita. Karir yang bagus, gaji tinggi dan kehidupan mapan dianggap sebagai penghalang bagi wanita untuk cepat mendapat jodoh. Karena, kesuksesan wanita konon berkolerasi dengan keragu-raguan kaum lelaki untuk memilihnya. Pasalnya, banyak kaum Adam yang minder melihat kesuksesan si wanita.

Terkadang kondisi ini membuat para wanita lajang stres. Bukan saja karena mereka terus berharap, tetapi karena seringkali mereka dihadapkan pada pertanyaan bernada sama, “Kapan merit..?”. Ditambah lagi mereka kerap menghadapi tuntutan dari keluarga dan orangtua untuk segera menikah. Tak urung hal ini membuat mereka semakin stres.

Nah bila anda mengalami problem yang sama, karir mulus, tapi jodoh tak kunjung tiba, sementara anda tak bisa menghentikan sang waktu hingga usia anda terus merambat, jangan panik! Saran berikut ini mungkin berguna bagi anda:

Tetaplah bersikap seperti biasa. Jangan terburu-buru dalam mencari jodoh. Tapi bukan berarti anda tidak perlu melakukan usaha apapun. Perluas pergaulan dan wawasan anda. Ikuti berbagai seminar yang dapat menambah pengetahuan anda. Dan ikuti kegiatan di luar urusan pekerjaan yang menyenangkan. Misalnya ikut klub kebugaran atau yayasan sosial di kota anda. Atau tekuni hobi lama anda yang sering tertunda karena anda sibuk, seperti melukis, nonton, masak, atau main musik.

– Tersenyumlah. Jangan pernah sekalipun menunjukkan wajah stres dan depresi hanya karena tak kunjung tiba sang pria idaman. Tampilkan wajah ceria dan ringankan hidup anda dengan tawa. Tegur dan senyumilah orang-orang yang anda kenal di sekeliling anda.

Buatlah agar hidup anda lebih bergairah, di luar urusan kerja dan kerja. Hidupkan kembali kebiasaan makan bersama teman atau sahabat lama di luar, atau sesekali menonton pertunjukan musik di kafe. Jangan hanya nonton bioskop yang tak memungkinkan anda berinteraksi dengan lingkungan. Jika tak bersama teman, ajaklah family anda.

Pikirkan rencana-rencana menarik dalam hidup anda. Misalnya tahun depan akan jalan-jalan keliling Eropa. Atau anda ingin memperdalam pengalaman spiritual anda. Buatlah rencana yang membuat hidup anda nyaman. Ini penting untuk menimimalisasi depresi.

- Revisi kembali harapan dan keinginan-keinginan anda. Jika sebelumnya anda ingin menikah muda dan ingin menikah dengan seorang CEO, agaknya anda harus merubahnya. Tidak usah pake target untuk urusan jodoh. Ingat, jodoh di tangan Tuhan.

Saat anda sendiri, tak ada salahnya anda merenung. Cobalah mengevaluasi diri, kenapa jodoh sulit menghampiri anda? Apakah anda selama ini terlalu tertutup atau terlalu egois? Jika ya..anda perlu merubahnya. Atau bisa juga anda minta pendapat keluarga dan sahabat tentang sikap anda selama ini.

Terakhir, jangan pernah merasa gagal! Seberapapun matangnya usia anda, 30, 35 atau bahkan 40 tahun bukanlah kartu mati untuk mendapatkan jodoh. Setiap kali usia anda bertambah syukurilah, sekalipun belum ada pendamping. Jangan lupa, dengan atau tanpa pasangan, hidup ini tetaplah menarik untuk terus anda lalui. Jangan sekalipun menumbuhkan budaya iri melihat keberuntungan orang lain. Percayalah Tuhan punya rencana yang lebih baik untuk anda. Sambil menanti dan berusaha mencari pria idaman juga berdoa, tetaplah hasilkan karya terbaik. Sukses untuk anda..!

 

 

 

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment