Koran Jakarta | August 21 2019
No Comments

Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Kali Gendol

Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Kali Gendol

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

YOGYAKARTA - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) kem­bali meluncurkan awan panas guguran pada Minggu (14/4) dini hari. Awan panas guguran terjadi pada pukul 01.42 WIB dan mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 1.000 meter.

“Berdasarkan periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, gunung teraktif di Indonesia itu mengalami satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 55 mm selama 107 detik, dan tiga gempa guguran dengan amplitudo 5-25 mm selama 52-87 detik,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pe­ngembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, di Yogyakarta, Minggu (14/4).

Menurut Hanik, hasil pengamatan visual menunjukkan dari kawah gunung itu keluar asap tebal berwarna putih de­ngan tinggi 20 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut. Suhu udaranya 17-21 derajat Celsius, dengan kelembab­an udara 63-88 persen, dan tekanan udara 654-709 mmHg.

Hingga saat ini, tambah Hanik, BPPTKG masih memper­tahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan penda­kian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Hanik mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Disaran­kan warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol waspada karena jarak guguran awan panas semakin jauh.

YK/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment