Koran Jakarta | October 14 2019
No Comments
PREDIKSI RUPIAH

Menunggu Arah Kebijakan The Fed

Menunggu Arah Kebijakan The Fed

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, hari ini (20/6), diperkirakan bergantung pada hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed yang selanjutnya akan direspons langsung oleh Bank Indonesia (BI). Rupiah berpeluang berbalik arah dari perdagangan kemarin jika hasil rapat The Fed dan BI sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (19/6) sore, menguat jelang pengumuman hasil rapat The Fed. Rupiah menguat 56 poin atau 0,39 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.270 rupiah per dollar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta mengatakan fokus pasar saat ini tertuju pada pertemuan kebijakan The Fed (FOMC meeting) yang berlangsung selama dua hari berakhir pada Rabu (19/6) waktu setempat atau Kamis (20/6) WIB.

“Meski The Fed diantisipasi masih akan mempertahankan kebijakan moneternya kali ini, tetapi pintu untuk penurunan suku bunga dalam pertemuan berikutnya pada Juli (mendatang) terbuka,” ujar Ibrahim.

Prospek penurunan suku bunga bank sentral AS tersebut juga telah mendorong imbal hasil Treasury AS mendekati level terendah dalam dua tahun terakhir, meskipun meningkatkan harga saham.

Sementara itu Bank Indonesia (BI) masih pikir-pikir untuk melakukan kebijakan serupa. Gubernur Perry Warijyo mengatakan jika melihat inflasi yang rendah dan kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka BI 7 Day Reverse Repo Rate bisa saja turun. Namun Perry menegaskan ada faktor lain yang harus diperhatikan yaitu kesehatan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment