Menteri Keuangan Inggris Mundur Jelang Perombakan Kabinet | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 20 2020
No Comments
Politik Inggris

Menteri Keuangan Inggris Mundur Jelang Perombakan Kabinet

Menteri Keuangan Inggris Mundur Jelang Perombakan Kabinet

Foto : MATT DUNHAM/AFP
UMUMKAN KABINET I PM Inggris Boris Johnson (kiri) didamping Menteri Keuangan yang baru, Rishi Sunak, saat mengumumkan susunan kabinet di London, Jumat (14/2)
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Di saat Perdana Men­teri Inggris, Boris Johnson, akan melakukan perombakan kabinet, Menteri Keuangan Sajid Javid meng­ajukan pengunduran diri.

Sementara itu, PM Boris Johnson pada Jumat (14/2) mengumumkan perombakan kabinet. Ada beberapa perubahan yang dilakukan, di antara­nya mencopot Julian Smith sebagai Sekretaris Irlandia Utara. Selain itu Geoffrey Cox sebagai Jaksa Agung juga dilepas dari jabatannya serta mengganti Sajid Javid dari Menteri Keuangan.

Saat ini jabatan Menteri Keuangan akan diisi oleh Rishi Sunak yang di­anggap mudah diajak membawa Ing­gris sesuai dengan langkah PM Boris.

Rishi Sunak, mantan bankir inves­tasi dan pendukung Brexit. Sedang­kan mantan Menteri Brexit, Steve Barclay, mengambil alih posisi Sunak sebagai Sekretaris Kepala Departe­men Keuangan.

Pengunduran diri Javid secara tiba-tiba itu diduga karena berbeda pendapat dengan penasihat utama PM Johnson, Dominic Cummings. “Saya tidak dapat menerima kondisi ini,” katanya, Kamis (13/2).

“Saya tidak percaya menteri yang menghargai diri sendiri akan meneri­ma kondisi seperti itu dan karenanya saya merasa yang terbaik untuk di­lakukan adalah pergi,” jelas Javid.

Pengumuman pengunduran diri Javid disampaikan kurang dari satu bu­lan sebelum Johnson dijadwalkan akan mengumumkan anggaran pertamanya dan ketika pemerintah berusaha me­negosiasikan hubungan baru dengan Uni Eropa (UE) selambatnya pada ak­hir tahun. Johnson juga memiliki ren­cana infrastruktur yang ambisius, salah satunya pembangunan kereta cepat yang senilai 100 miliar poundsterling.

Kurs poundsterling sempat turun saat Javid mundur kemudian me­nguat setelah PM Johnson meng­umumkan kabinet baru.

Javid telah memegang jabatan ter­sebut sejak Juli 2019, ketika Johnson pertama kali diangkat sebagai per­dana menteri.

Pengunduran diri Javid membuat­nya menjadi menteri keuangan de­ngan masa jabatan tersingkat sejak 1970. Javid sebelumnya menjabat sebagai menteri dalam negeri pada masa pemerintahan Theresa May.

Javid dijadwalkan mengumum­kan anggaran Inggris pada Maret, ini akan menjadi pidato terkait anggaran nasional pertama Inggris sejak heng­kang dari Uni Eropa bulan lalu.

Dalam Twit yang menyertakan su­rat pengunduran diri, Javid berterima kasih atas kepercayaan dan kesem­patan yang diberikannya. “Saya per­caya, penting bagi para pemimpin untuk memiliki tim yang dapat mere­fleksikan karakter baik dan integritas yang ingin Anda lihat dalam pemerin­tahan,” jelas dia. AFP/ang/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment