Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments
Skandal Politik

Menkeu Malaysia Bebas dari Tuduhan Korupsi

Menkeu Malaysia Bebas dari Tuduhan Korupsi

Foto : AFP/Roslan RAHMAN
A   A   A   Pengaturan Font

KUALA LUMPUR – Menteri Keuangan Malaysia pada Senin (3/9) dibebaskan dari tuntutan tindak pidana korupsi yang dituduhkan oleh pemerintahan Malaysia terdahulu. “Pengadilan Tinggi Malaysia membebaskan Menteri Keuangan Lim Guan Eng dari tuduhan korupsi yang dikenakan terhadapnya dua tahun lalu,” demikian dilaporkan media setempat.

Menurut kantor berita Bernama, Lim pada Maret 2016 didakwa menyalahgunakan kedudukannya sebagai Kepala Menteri Negara Bagian Penang dengan membeli sebuah rumah peristirahatan berlantai dua dengan harga di bawah pasar dan terkait penerimaan kesepakatan lahan.

Lim saat itu menjabat sebagai pemimpin senior oposisi dan jika ia dinyatakan bersalah, maka berpeluang untuk mendekam di penjara selama 20 tahun.

“Hakim Hadhariah Syed Ismail membebaskan sang menteri keuangan setelah jaksa menarik tuduhan tersebut,” lapor Bernama.

Para pendukung Lim melihat tuduhan itu bermuatan alasan politik, yang dilancarkan oleh perdana menteri Malaysia pada waktu itu, Najib Razak, untuk membungkam kritikan dari kubu oposisi.

Najib sendiri secara tidak terduga kalah pada pemilihan umum awal tahun ini dari pemimpin veteran, Mahathir Mohamad. Sejak kekalahan dalam pemilu, Najib telah ditahan dan didakwa atas tindak pidana korupsi terkait penyelewengan dana milik lembaga investasi BUMN, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Najib dan para kroninya diduga telah menjarah miliaran dollar AS dana milik 1MDB.

Putusan Pengadilan

Lim, yang merupakan mantan bankir dan akuntan sewaan, ditetapkan sebagai menteri keuangan dalam kabinet Mahathir pada Mei lalu. Sebelum itu, Lim menjabat sebagai Kepala Menteri Penang, negara bagian terkaya kedua di Malaysia dan tempat pulau pariwisata populer serta pelabuhan industri berada.

Pada pemerintahan terdahulu, Lim merupakan pengkritik yang paling vokal terhadap Najib yang disebutnya berperan utama dalam skandal megakorupsi 1MDB yang membantu para pemegang hak suara untuk menyudahi masa jabatannya dalam pemilu lalu.

Selain membebaskan Lim dari jeratan hukum, Pengadilan Tinggi Malaysia juga juga membebaskan tuntutan atas pebisnis sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Aksi Demokrasi, Phang Li Khoon. Phang adalah pihak pemilik rumah peristirahatan yang dijual ke Lim dan sama seperti Lim, dahulu Phang adalah pemimpin senior kubu oposisi.

“Sekarang kami bisa membersihkan nama, kami tahu itu permainan rezim sebelumnya. Sekarang, kami siap untuk semua kemungkinan,” kata Lim setelah menghadiri persidangan sebagaimana dikutip Channel News Asia.

Sementara itu atas dibebaskannya Lim dari tuntutan korupsi, Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) yang sedang menyelidiki kasus korupsi yang menjerat Lim menyatakan bahwa mereka amat terkejut dengan putusan Pengadilan Tinggi.

“Putusan ini murni dibuat oleh pengadilan, bukan MACC,” pungkas Komisi Antikorupsi Malaysia itu.

 

Ant/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment