Koran Jakarta | November 13 2018
No Comments

Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi

Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya bukan tipe orang yang mudah bergaul. Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kemam­puan sosialisasi terutama di lingkungan kerja?

Jawaban :

Apapun profesi dan bi­dang kerja anda, kemampuan sosialisasi mutlak diperlukan. Sekalipun pekerjaan anda tidak mengharuskan bertemu dengan banyak orang seperti bagian kehumasan atau marketing, anda dituntut untuk mampu bersosial­isasi. Karena sekecil apapun lingkungan kerja anda, anda tetap perlu berinteraksi de­ngan orang-orang di sekelil­ing anda.

Ingat, pada dasarnya anda adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Memang, kemampuan sosialisasi ini identik dengan kemampuan anda berkomu­nikasi dengan lingkungan. Tapi tentu saja bukan asal komunikasi. Kalau sosiali­sasi anda wujudkan dengan bergosip ria dan meng­gangu rekan kerja lain, bukan simpati yang anda dapatkan, anda justru akan dimusuhi oleh orang-orang sekantor. Berikut ini merupakan cara yang tepat untuk sosialiasi di kantor :

n Bicara dengan jelas

Bangunlah komunikasi dengan pembicaraan yang jelas. Pembicaraan yang tanpa arah hanya akan mem­bingungkan lawan bicara. In­gat, lewat pembicaraan pula dapat diketahui seberapa besar ‘isi kepala’ anda.

n Hati-hati berkomentar

Dengarkan dengan baik, jika orang lain mengajak anda bicara. Jika ingin ber­komentar, jangan menge­luarkan pernyataan yang membuat orang lain tidak nyaman. Pastikan bahwa komentar anda memang ada ‘isinya’. Jangan cuma jadi ’ember bocor’.

n Budaya kompromistis

Setiap orang punya latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patok­an untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan rekan kerja, tapi ma­sih bisa bekerja sama secara produktif. Dalam hal ini anda harus mengembangkan budaya toleransi dan kom­promis dengan rekan-rekan sehingga tercapai kerjasama yang menyenangkan.

n Pengaruhi orang lain

Jangan pasrah, jika anda tidak mendapat perhatian dari lingkungan. Buatlah agar orang lain menyukai anda dengan cara-cara positif. Misalnya dengan memberi­kan perhatian pada setiap pembicaraannya, menjadi pendengar yang baik, dan ringan tangan jika mere­ka membutuhkan bantuan anda. Tunjukkan kualitas anda sesungguhnya sehingga mereka akan menyadari bah­wa anda adalah orang yang layak diperhitungkan.

n Hadapi masalah

Jangan lari dari masalah dan konflik yang melilit anda. Sebaliknya hadapai masalah tersebut dengan kepala dingin. Carilah solusi terbaik setiap anda menghadapi masalah.

n Tidak mudah terpancing

Lingkungan kantor yang notabene terdiri bermacam kepala kerap menimbulkan beda pendapat yang berujung pada pertikaian. Jika sampai terjadi konflik, jangan terpanc­ing untuk melakukan tindakan negatif dan jangan terpancing oleh provokator. Berpikirlah lebih jernih agar anda bisa menilai dan menyelesaikan setiap masalah secara objektif.

n Jangan takut berubah

Orang yang ingin maju adalah orang yang tidak anti terhadap perubahan. Sedangkan orang yang tidak mau menerima perubahan adalah orang yang kaku dan pengecut. Maka jangan takut menerima perubahan yang terjadi. Anda pun tidak perlu takut berubah jika perubahan itu bisa membawa pengaruh yang lebih baik bagi karir dan kehidupan anda.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment