Menikmati Sajian di Puncak Gedung | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

Menikmati Sajian di Puncak Gedung

Menikmati Sajian di Puncak Gedung
A   A   A   Pengaturan Font
Restoran-restoran di puncak gedung atau lebih dikenal rooftop makin diminati. Sekarang banyak pilihan untuk bersantap di ketinggian tersebut. Ada enam restoran rooftop yang direkomendasi Koran Jakarta bagi penggemar kuliner prestisius sambil menikmati pemandangan kota dari atas.

 

 

  1. Skyloft ­Restaurant & Lounge

 

Skyloft Restaurant & Lounge berada di All Seasons Hotel, Jalan Muh Husni Thamrin, Jakarta. Tempatnya mudah dijangkau. Apalagi menggunakan akutan massal baik MRT, KRL, maupun kereta bandara. Sebab hanya beberapa meter dari Stasiun BNI City, MRT Dukuh Atas, dan KRL Sudirman. 

Karena menyatu dengan hotel, restoran ini buka pukul 06.00 sampai pukul 24.00. Salah satu kelebihan SkyLoft adalah pemandangannya. Di sebelah kanan gedung terdapat menara BNI berbentuk kapal yang menjulang berdampingan dengan beberapa gedung jangkung lain. 

Di depannya memanjang jalan Thamrin yang sibuk. Terlihat juga hilir mudik KRL di samping. Pada sore hari bila duduk di bagian selatan dapat menikmati sunset atau matahari terbenam.

Ditemani musik mengalun lembut, denyut kota yang beranjak sepi, tempat ini bisa menjadi pilihan melepas penat setelah seharian melakukan rutinitas di pusat kota. “Paling rame di sini menjelang akhir pekan seperti Jumat malam,” kata pegawai Skyloft yang enggan disebut namanya. 

Dibanding restoran rooftop lain, menu yang ditawarkan Skyloft cukup terjangkau. Untuk main course berupa Grill Rib Eye harganya 189 ribu rupiah, Beef Tenderloin harganya 205 ribu rupiah.  

Menu Indonesia juga tersedia seperti Sop Buntut, Soto Ayam, Mie Goreng Jawa, Bebek Lombok Ijo, dan Tongseng Kambing. Harga Mie Goreng Jawa 50 ribu rupiah. 

 

 

  1. The Awan Lounge

 

The Awan Lounge adalah restoran rooftop yang mengusung konsep kebun (rooftop garden). Restoran ini telihat sangat asri dengan banyaknya pohon yang ditanam dengan pot berjejer di antara deretan meja dan kursi. Hijaunya pepohonan yang membuat sejuk mata yang cocok untuk melepas stres. 

Berada di atas Kosenda Hotel, di Jalan KH Wahid Hasyim, Awan restoran ini menawarkan makanan a la street food Indonesia yang biasa dijumpai dengan mudan di jalanan. Bedanya di sini sudah naik kelas baik dari sisi kemasan maupun bahannya. 

Menu favorit yang banyak dipesan pengunjung dan memang andalan adalah soto betawi, ayam penyet sambel ijo, sate, dan lontong sayur.   Restoran The Awan Lounge buka mulai pukul 17.00 hingga dini hari. Ada juga suguhan harga yang sesuai dengan kantong target pasar, yaitu pekerja profesional dan eksekutif muda usia 24-40 tahun.  

Rata-rata harga makanan di Awan 50 ribu-120 ribu rupiah. Backyard Satay berupa sate daging sapi atau ayam dengan saus kacang dibanderol 82 ribu rupiah. Sementata itu, menu makanan bergaya Asia, salah satunya Diablo Wings berupa ayam pedas yang ditaburi bawang merah goreng, dicampur yogurt. Rasanya pedas gurih dan renyah. Menu ini berisi 8 buah sayap ayam dengan olesan bumbu mayonais. Menu andalan tersebut dijual 68 ribu rupiah.  

Menu favorit lainnya adalah Kecombrang Penne seharga 68 ribu rupiah. Ini berupa pasta penne yang dimasak dengan bumbu bunga kecombrang, dicampur irisan jamur dan taburan keju parmesan. Makanan ini akan memanjakan lidah dengan rasa gurih dan wangi bunga kecombrang. 

Setiap Jumat dan Sabtu The Awan Lounge menyajikan ‘DJ  performance’ dengan house music mulai pukul 21.00 WIB. Karena tempat ini strategi dan kursi terbatas (hanya 90), disarankan reservasi dulu, sebelum datang.  

 

 

  1. Bart

 

Bart adalah pilihan berikut bagi mereka yang ingin menikmati pemandangan indah Jakarta dari atas atap. Beralamat di Jl Sunda No 3, Gondangdia, Menteng, restoran ini berada di lantai 7 Hotel Artotel Jakarta.  

Bertengger di puncak Artotel Jakarta, Bart resmi menyambut tamu pada Oktober 2014. Desainnya dirancang minimalis dengan perpaduan warna hitam dan putih. Pemandangan yang ditawarkan tak terlalu dramatis karena terkurung gedung sekelilingnya, namun cukup untuk menyegarkan suasana di sela kesibukan. 

Agar tidak kecele, pengunjung sebaiknya reservasi minimal 1 hari sebelumnya. Bukan hanya itu, Bart tidak melayani pengunjung yang datang individu. Sebab tempat ini hanya melayani grup minimal 25 orang.

Menu yang ditawarkan didominasi hidangan Indonesia dengan cita rasa tinggi. Adapun menu-menu andalan yang bisa dinikmati antara lain Nasi Goreng Kemangi Teri Medan yang dibanderol 75 ribu rupiah. Menu Indonesia favorit lainnya, mi dengan nama Crab Garlic Noodle seharga 107 rupiah.  

Pendek kata, untuk menikmati makanan dengan view Menteng dan sekitarnya perlu merogoh kantong minimal 200 ribu rupiah. Sambil makan dan memandang lanskap, pengunjung dimanjakan dengan alunan musik yang menenangkan.  

 

 

  1. La Vue ­Rooftop & Bar

 

Restoran La Vue berada di lantai Hotel Hermitage beralamat Jl Cilacap No 1 Menteng. Tempat ini sebenarnya tidak begitu tinggi, namun karena bangunan perumahan di Menteng  tidak boleh ada yang tinggi membuat posisinya cukup menonjol. 

Meskipun berada di dalam lingkungan hotel, tempat nongkrong tersebut terbuka untuk umum. Mereka yang bukan tamu, tetap bisa berkunjung sambal menikmati pemandangan matahari terbenam yang menjadi pemandangan indah di sini. 

La Vue Rooftop & Bar demikian lengkapnya terbagi menjadi dua bagian, berupa kolam renang, bar dan gym di bawahnya serta rooftop di bagian atas yang dihubungkan dengan tangga.

Kapasitas rooftop ini mampu menampung maksimum 50 orang. Biasanya mulai pukul 17.00 WIB sudah ramai orang karena mengincar sunset di ufuk barat. Pada hari biasa, La Vue tutup pukul 00.00 WIB. Sedang di akhir pekan tutup pukul 02.00 WIB. 

Makanan favorit di sini adalah Mini Wagyu Beef Tacos, Nasi Goreng Wagyu Hermitage, Hermitage Platter, dan Smoked Salmon Pizza. Di sini juga tersedia menu jajanan pasar dan makanan Eropa.  

Harga makanan di La Vue cukup lumayan tinggi, dimilai dari 100.000 untuk makanan, dan 85.000 untuk minuman. Tidak aneh karena La Vue menyasar orang asing dan segmen luxury dining

 

  1. 33 Degrees Rooftop Lounge

 

Jika restoran rooftop sebelumnya berada di pusat kota  33 Degrees Rooftop Lounge berada di pinggir pantai dengan pemadangan laut pantai Ancol. Semilir angin laut yang hangat dengan pemandangan lepas merupakan kelebihan tenpat ini. 

Dari puncak Hotel Aston Marina, restoran ini menawarkan pemandangan sore hari yang indah. Ada kapal-kapal merapat di pelabuhan, saat surya tenggelam adalah sebuah momen yang dicari pelanggan.  

Menu yang tersaji cukup beragam mulai dari berbahan daging, seafood, dan unggas. Menu tapas atau makanan yang disajikan dalam porsi kecil andalannya adalah Lamb Medallion with Zucchini and Pochinni, Pan Fried Cube Gindara Three Color Capsicum Pure dan Chicken Galantine, Gorgonzola and Swiss Brown. 

Menu utama andalan 33 Degree adalah Salmon and Prawn with Mint Sauce yang dibanderol 228 rupiah. Makanan ini berupa potongan salmon dan udang berwarna merah cerah. Daging salmon yang lebut, wangit dan berwarna cerah dengan bumbu rahasia menggugah selera.  

Salmon and Prawn with Mint disajikan dengan mashed potato yang digoreng hingga renyah, buncis, wortel serta saus berwarna oranye berpadu sempurna di dalam mulut.  

Untuk pengusir dahaga, tersedia  minuman menyegarkan, mulai dari mocktail, cocktail, wine hingga minuman yang diracik sesuai dengan makanan yang dipesan. Contoh, brownie mocktail, paduan jus apel, serai, limau, daun mint dan caramel cocok dipadukan dengan Salmon and Prawn with Mint Sauce. 

 

 

  1. Hause Rooftop

 

Hause Rooftop adalah restoran rooftop yang berada di Jl Rasuna Said. Tepatnya di lantai 6 Gedung MD. Di sini pengunjung bisa merasakan suasana rumah, tapi mewah, yang dibuat berubah-ubah setiap waktu agar pengunjung tidak bosan. 

Pada sore hari, Hause Rooftop cocok untuk mereka yang ingin refreshing setelah menjalani hari melelahkan. Sedangkan di malam hari, Hause Rooftop menyuguhkan indahnya pemandangan kota dengan lampu  yang dibuat temaram. “Tempatnya cozy, mewah, keren, bersih, nyaman dan instagramable bgt,” kata Fitira Laela dalam testimoninya di Instagram. 

Buka 09.00 – 24.00 WIB pada hari biasa, dan 09.00 – 02.00 WIB khusus Jumat dan Sabtu. Hause Rooftopp juga menyajikan menu yang memanjakan lidah mulai dari Asia hingga Eropa dengan harga 350 ribu untuk 2 orang. 

Makanan yang menjadi favorit umumnya menu barat, seperti burger, pizza, spaghetti, macaroni, dan sejenisnya. Untuk makanan Indonesia berupa Ayam/Bebek Sambal Ijo dengan harga 125 ribu rupiah, Organic Red Fried Rice dengan harga 95 ribu rupiah, atau Slow Cook Oxtail Soup seherga 145 ribu rupiah.  hay/G-1*

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment