Mengolah Tumisan ala Menu Asia | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments

Mengolah Tumisan ala Menu Asia

Mengolah Tumisan ala Menu Asia

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Masakan di kawasan Asia dikenal dengan resep unik. Sajiannyasehat dan segar untuk dinikmati.

Variasi memasak sangat beragam. Menggoreng, rebus, bakar, sangrai, kukus, hingga tumis. Memasak dengan cara menumis adalah salah satu yang populer.

Tumisan lezat bisa dibuat dalam sekejap. Bumbu penting tak boleh ketinggalan. Sayuran yang akan ditumis harus segar, setelah dicuci lalu dipotong-potong. Api yang digunakan harus besar agar sayuran matang dalam beberapa menit tetapi warnanya tetap hijau cantik. Bumbu-bumbu inilah yang sering dipakai untuk bikin tumisan di restoran.

Salah satu kawasan yang dikenal dengan memasak ala tumis adalah Asia Timur.Makanan oriental ini berasal dari negara-negara Asia (China, Taipei, Bahkan Jepang hingga semenanjung Korea). Makanan oriental terkenal kaya akan rempah, dengan berbagai variasi yang unik.

Makanan-makanan oriental sangat sederhana dengan mengutamakan penggunaan ikan dan sayur. Racikannya sangat enak, sifatnya universal, sederhana baik cara pengolahan (kebanyakan menggunakan media air) maupun bumbu, mengutamakan kekuatan rasa dari kesegaran bahan baku utama.

Menu oriental juga terkenal dengan aneka sausnya. Menurut Chef Yusup, mengatakan, masakan oriental mengutamakan keseimbangan antara porsi, aroma, rasa, dan tekstur. Penampilannya memberikan ketenangan pada yang mengkonsumsi menunya.

Bumbu-bumbu yang digunakan juga meresap. Misalnya seaweed yang dibuat kaldu (dashi), seaweed Nori berupa lapisan warna hitam dengan aroma yang kuat, tofu atau tahu Jepang, miso atau semacam taoco, danshoyu atau kecap dari kedelai.

Hasil gambar untuk seaweed food

Dalam makanan Tiongkok, misalnya, secara geografis dapat dibedakan atas beberapa, yakni masakan Shangai, Kanton, Szchan, dan Hunan Fod. Masakan Shanghai umumnya di rebus, ditumis. Kemudian banyak menggunakan ikan, udang.

“Sedangkan masakan Kanton pada umumnya dapat di rebus, dibakar, digoreng, ditumis, terang Chef Yusup. Masakanan ini banyak sup dengan bahan baku mulai dari daging hewan berkaki empat, berkaki dua, dan juga seafood dan dibuat dengan selera ringan yang agak manis.

Kemudian, masakan Szchan dan Hunan Food,masakan dari daerah ini terkenal pedas, asin, berempah tajam, kaya rasa dan aroma. Cara pengolahan umumnya di kukus, di goreng. Umumnya masakan Mandarin berselera lebih datar dan anggun, tidak terlalu berbumbu, mengutamakan rasa segar dan pengolahan umumnya di tumis.

Bumbu masakan Tiongkok lebih benyak mengarah pada Oyster sauce, Soy sauce, Hoisin sauce, Sesame seed, Taoco, Star anise, five spice powder, ebi, jahe, merica dan rempah lainnya. Sedangkan bahan makanannya, bisa dimasukkan mushroom, jamur kuping, chinesse cabbage, telur, taoge, abalone, tahu, kembang tahu, kwee tiau, soun,mie, rebung, water chesnut, dan lainnya. yun/E-6

Meracik Bumbu dan Sayuran Segar

Makanan oriental merupakan penghidangan yang berdiri sendiri yang terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, beras, mi, hingga jagung. Porsi makanannya dari sumber karbohidrat lebih banyak dari protein hewani, utamanya seafood.

Untuk lauk pauk, terdiri dari protein hewani dan nabati dengan jumlah porsi lebih sedikit dari pada makanan pokok. Menurut Chef Yusup, makanan oriental menggunakan bumbu segar, langsung diracik.

Cara penghidangannya lebih simpel,dihidangkan bersamaan dengan alat makan yang sama untuk makanan berbeda dan dilaksanakan sekaligus.

Untuk masakan yang berasal dari Jepang, yang terkenal adalah Shabu-shabu, Tempura yang terdiri darigorengan sayuran, Sukiyaki, hingga minuman terkenal sake.

Sedangkan dari semenanjung Korea, makanan pokok utama adalah nasi, dapat di masak tersendiri atau dicampur kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang kedele, dan lainnya. Salah satu makanan terkenal Kimchi (sayuran/buah difermentasi), Bulgogi atau Bulgalbi (daging diiris tipis, dipanggang).

Masakan Korea banyak menggunakan ikan dan seafood, di samping daging sapi, babi dan ayam.Bumbu yang umum dalam masakan Korea adalah bawang putih, merica hitam, bubuk cabai, udang kering, sherry atau arak, cuka (white vinegar), jahe, daun bawang, kecap, minyak wijen, dan wijen.

Di kawasan Asia Tenggara, makanan Thailand, Singapura, bahkan beberapa makanan Malaysia, termasuk yang bisa digolongkan sebagai menu orinetal.Thailand, misalnya, merupakan salah satu unggulan makanan Asia.

Masakan Thailand terkenal dengan aroma dan rasa yang khas, kombinasi warna dan penampilan menarik. Makanan pokok adalah nasi dan merupakan penghasil beras dan buah yang utama di Asia.

Bumbu Thailand umumnya hampir sama dengan bumbu Indonesia. Bumbu khasnya adalah daun ketumbar (akar, batang, dan daun). Kemudian cabe banyak digunakan dari aneka jenis, yakni cabe segar dan kering, cabe rawit, cabe merah dan lainnya.

Dalam masakan Thailand, terkenal juga dengan racikannampla atau kecap ikan dengan bumbu yang umumnya di uleg. Makanan Thailand yang terkenal antara lain Tom yang Kung ( sup segar dan pedas), Lug Chup (kue kacang hijau), dan anekakue basah dalam ukuran porsi kecil.

Untuk Malaysia dan Singapura, makanan jenis melayu ini mirip makanan Indonesia. Banyak makanan kombinasi antar budaya seperti bumbu masakan china dikombinasi dengan melayu seperti mi goreng bumbu cabai, laksa kari pedas, cah kangkung bumbu pedas, dan lainnya. yun/E-6

Sayur Pedas Lada

Hasil gambar untuk Sayur Pedas Lada

Bumbu lada hitam merupakan salah satu bumbu oriental yang banyak penggemarnya. Sensasi rasa pedas khas lada hitam bisa memanjakan lidah.

Biasanya, bumbu lada hitam dipadu dengan daging sapi.Namun, dalam resep oriental, bumbu lada hitam bisa dipadu dengan aneka sayuran, tidak dengan daging sapi.

Dan masakan ini bisa menjadi alternatif bagi yang kurang menyukai daging atau vegetarian.

Bahan:

- 1/4 kg brokoli hijau

- 6 buah jamur kancing iris agak tipis

- 6 buah jamur kuping cacah memanjang

- 1 buah paprika cacah sesuai selera

- 100 ml air kaldu margarin untuk menumis

Bumbu :

- 1/2 buah bawang bombay, cacah halus

- 1 sdm saus tiram

- 1 sdm saus teriyaki lada hitam secukupnya

- 1/2 buah tomat gula, garam dan merica secukupnya

Cara Membuat :

1. Tumis bawang bombay bersama saus tiram, saus teriyaki.

2. Setelah mulai harum, masukkan tomat dan tumis kembali hingga agak layu.

3. Kemudian masukkan jamur kuping, jamur kancing dan paprika. Aduk hingga rata dan masukkan lada hitam. Lalu masukkan potongan brokoli, tumis sebentar.

4. Saat mulai panas, masukkan air kaldu, gula, garam dan merica. Aduk, tutup sebentar. Setelah sekitar 1 menit, buka tutupan. Aduk sebentar, matikan api. Angkat dan sajikan.

Nasi Goreng Ayam

Hasil gambar untuk Nasi Goreng Ayam

Bahan :

- 400 gr nasi

- 150 gr filet ayam, potong-potong

- 10 buah jamur kancing, iris tipis

- 3 sdm minyak goreng

- 1/2 buah bawang bombay, cincang halus

- 2 siung bawang putih, haluskan

- 2 cm kunyit, haluskan -

- 2 batang daun ketumbar, cincang halus

- 1 batang daun bawang, potong-potong

- 1 sdt merica hitam, tumbuk halus

- garam secukupnya

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang putih, dan kunyit hingga harum.

2. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna. Tambahkan jamur, aduk rata.

3. Masukkan nasi, daun ketumbar, daun bawang, merica hitam, dan garam, aduk rata dan masak hingga matang. Angkat dan sajikan.

berbagai sumber/E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment