Koran Jakarta | December 15 2018
No Comments

Mengejar Sukses Sebelum Usia 30

Mengejar Sukses Sebelum Usia 30
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Hal-hal yang Harus dicapai Sebelum Usia 30 Tahun

Penulis : Anabella J Setyaka

Penerbit : Laksana

Terbit : Pertama, 2018

Tebal : 220 Halaman

ISBN : 978-602-407-338-1

Pada usia 30, kebanyakan orang tidak lagi memiliki banyak waktu luang untuk diri sendiri. Mayoritas masyarakat yang sudah memiliki keluarga, khususnya perempuan, maka waktu untuk keperluan diri sendiri sudah sangat minim, bahkan sudah tak ada lagi. Maka, ada yang perlu dilakukan sebelum mencapai usia tersebut agar tidak menyesal kelak.

Sebuah penelitian membuktikan betapa pentingnya memiliki rencana hidup. Penelitian tersebut dilakukan pada tahun 1979 kepada lulusan MBA Harvard University. Responden ditanya, “Apakah kamu telah menyusun suatu rencana hidup yang jelas, spesifik, dan tertulis?”

Dari seluruh responden, 3 persen telah memiliki. Kemudian, 13 persen memiliki, tetapi tidak tertulis. Sisanya, 84 persen belum memiliki, apalagi menyusun rencana hidup. Lalu pada tahun 1989 (10 tahun kemudian), para peneliti mengadakan wawancara kembali kepada semua responden. Hasilnya, 13 persen responden yang memiliki rencana hidup, tetapi tidak tertulis berpenghasilan rata-rata dua kali lipat dari mereka yang tidak memiliki rencana hidup (84 persen).

Sementara itu, 3 persen lulusan dengan rencana hidup spesifik dan tertulis memiliki penghasilan 10 kali lipat dari 97 persen responden.

Perencanaan mempunyai peran yang sangat penting guna menekan risiko agar dapat mengantisipasi (hlm 102-103). Selain itu, mulailah meninggalkan kebiasaan menunda pekerjaan, sebelum perilaku ini susah lepas. Ada beberapa yang dapat dilakukan untuk bisa memulai berhenti menunda pekerjaan. Contoh, cari tahu penyebab suka menunda-nunda. Ini bisa karena malas, menyepelekan pekerjaan, banyak masalah, dan sebagainya. Jika sudah menemukan penyebabnya, coba mengatasinya agar dapat fokus menyelesaikan pekerjaan.

Nah, karena banyaknya yang harus dikerjakan, sering kali membuat kebingungan, gagal fokus, dan malas. Maka perlu daftar pekerjaan prioritas yang harus diselesaikan lebih dulu. Kemudian, tempelkan di tempat yang sering dilihat seperti meja kerja atau dinding kamar.

Saat berada di meja kerja, lakukan pekerjaan dengan maksimal. Untuk sementara waktu, demi meminimalisasi gangguan, singkirkan benda-benda yang membuat gagal fokus seperti hand phone atau internet.

Sebelum berumur 30 tahun, syukuri segala milik. Jangan membanding-bandingkan dengan milik orang lain. Kita harus tetap belajar dan berusaha menerima diri. Misalnya, gaji kita hanya satu juta rupiah, sementara pendapatan teman lebih besar dua atau tiga kali lipat. Jika melihat dari sisi besaran gaji, pekerjaan teman tentu jauh lebih baik.

Namun, jika ditinjau dari sisi kebutuhan dan rezeki, terimalah ini sudah menjadi bagian teman yang tidak mungkin kita dapatkan. Oleh karena itu, kita harus belajar menerima diri sendiri serta berbahagia dengan kondisi sekarang.

Buku ini dapat menginspirasi dan menjadi panduan saat ini belum mencapai usia 30. Di dalamnya diuraikan berbagai aktivitas, pekerjaan, maupun rutinitas yang harus dilakukan sebelum berusia 30 baik bidang pendidikan, keuangan, investasi, relasi, maupun hubungan sosial. Dibahas juga penampilan dan cara mempersiapkan berkeluarga.


Diresensi Fatoni Prabowo Habibi, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment