Koran Jakarta | April 26 2019
No Comments

Mengapa Harus Bertahan di Perusahaan Pertama?

Mengapa Harus Bertahan di Perusahaan Pertama?
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya bersyukur baru saja wisuda sudah mendapat pekerjaan. Tapi selama dua bu­lan saya bekerja, banyak sekali masalah yang saya temui dan saya merasa tidak cocok. Saya berencana resign dalam waktu dekat. Bagaimana pendapat Ibu?

Jawaban:

Seorang fresh graduate yang pada akhirnya bekerja, mungkin menemukan bahwa pekerjaan yang dijalaninya saat ini tidak begitu sesuai dengan apa yang dicita-citakan dan harapkan. Sebelum memutus­kan untuk berhenti, ada bebe­rapa alasan di bawah ini yang menegaskan mengapa Anda harus tetap bertahan.

Baru Tiga Bulan

Anda tidak bisa memutus­kan kalau Anda cocok ataupun tidak cocok bekerja di sebuah perusahaan hanya dalam hitungan bulan. Waktu yang demikian masihlah sangat singkat untuk menunjukkan apakah perusahaan tersebut memang untuk Anda. Cobalah bertahan setahun, lagi pula, jika Anda terlalu cepat resign perusahaan akan menilai Anda sebagai sosok yang mu­dah menyerah. Ini juga tidak elok dipandang buat perusa­haan baru.

Belum Ada yang Lain

Apalagi ternyata Anda be­lum menemukan perusahaan lain untuk bekerja. Ini hanya akan menambah deretan ma­salah Anda. Sebagai seseorang dewasa yang sudah menang­gung hidupnya, kondisi ini akan merepotkan Anda sendiri. Bagaimana Anda bisa membiayai hidup Anda jika tidak berpenghasilan. Jangan membuang tabungan Anda untuk hal yang tidak perlu, jika alasan Anda berhenti karena ada tabungan.

Jenjang Karier

Anda tidak akan berhasil mendapatkan jenjang karier yang didambakan jika Anda setengah-setengah begitu. Kalaupun Anda pindah, Anda akan tetap di posisi yang sama. Tidak ada peningkatan karier. Apakah Anda menginginkan hal demikian terjadi pada Anda? Alangkah lebih baik, ketika Anda berpindah perusa­haan, posisi Anda juga lebih baik.

Janji Promosi

Kenapa Anda begitu mudah memutuskan untuk ber­henti, padahal atasan sudah menjanjikan setelah setahun bekerja akan ada peningkatan karier demikian juga pengha­silan. Sungguh sayang Anda melewatkannya hanya karena ketidaksabaran Anda.

Masalah dengan Rekan Kerja

Bila alasan utama Anda resign adalah masalah dengan rekan kerja, Anda perlu tahu bahwa cekcok dengan rekan kerja akan selalu Anda temui dimanapun Anda bekerja. Mustahil untuk menghilangkan kondisi ini. Seharusnya yang Anda lakukan adalah menye­lesaikan problem ini sehingga ketika suatu saat Anda bekerja di tempat baru dan diperh­adapkan pada persoalan yang sama Anda akan bisa mengha­dapi dan melewatinya.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment