Koran Jakarta | December 17 2017
No Comments

Mengapa Gaji Tak Kunjung Naik

Mengapa Gaji Tak Kunjung Naik
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :

Bu Rossa, saya sudah 4,5 tahun bekerja di sebuah perusahaan swasta tapi tidak ada peningkatan gaji yang signifikan. Apa alasan perusahaan tidak menaikkan gaji karyawannya? Mohon advisnya Bu.

Tony, Tangerang

Jawaban :

Ada banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya, sehingga Anda membutuhkan pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan yang mencukupi. Jika ternyata pos pengeluaran telah diatur seketat mungkin, namun tetap masih hanya bisa sekedar “hidup saja” setiap bulannya tanpa melakukan tujuan keuangan lainnya bagi masa depan, maka besar kemungkinan gaji Anda memang tidak layak dan mencukupi.

Hal ini bisa saja terjadi karena selama beberapa waktu terakhir tidak mengalami kenaikan gaji di tempat kerja, sehingga jumlah pendapatan tetap, sementara jumlah pengeluaran selalu bertambah. Simak beberapa hal berikut ini, yang dapat membuat gaji di kantor tidak mengalami peningkatan:

  1. Kemampuan Kerja yang standar

Anda telah bekerja cukup lama dan bahkan tergolong ke dalam kategori senior di kantor. Namun jika ternyata hanya memiliki kemampuan kerja yang biasa-biasa saja, maka bisa dipastikan kenaikan gaji akan sulit terlaksana. Perusahaan membutuhkan karyawan yang serba bisa, memiliki sejumlah kemampuan yang luar biasa, bahkan untuk beberapa hal yang bukan menjadi bidang (tugas) Anda. Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda telah memiliki semua ini di dalam diri selama ini?

  1. Tidak pernah membahasnya secara langsung dengan atasan

Menerima gaji dalam jumlah yang sama dan tidak mengalami kenaikan dalam kurun waktu yang lama, namun tidak pernah menanyakan hal ini kepada atasan. Ini adalah kesalahan yang lazim dilakukan oleh karyawan, barangkali Anda salah satunya. Anda merasa sungkan, tidak nyaman untuk bertanya langsung, sementara atasan bahkan tidak merasakan kegelisahan terhadap gaji tersebut yang tak kunjung naik dari tahun ke tahunnya.

  1. Merasa nyaman dengan kondisi tempat kerja

Anda paham benar bahwa perusahaan tidak membayar dengan cukup baik, namun enggan untuk mencari peluang baru di luar sana. Alasan yang paling sering terlontar adalah rasa nyaman dan kondisi kerja yang telah begitu menyenangkan, tidak bisa berpisah dengan rekan-rekan kerja yang telah seperti keluarga. Hal ini bisa saja berlangsung lama, hingga pada akhirnya gaji hanya cukup untuk makan sebulan saja, tanpa adanya kenaikan secara berkala.

  1. Tidak menunjukkan progress yang cukup selama bekerja

Ketika bekerja dan telah bergabung dengan perusahaan untuk kurun waktu yang cukup lama (setidaknya 3 tahun ke belakang), maka bisa dipastikan Anda telah merasakan nikmatnya asam garam di tempat kerja tersebut. Sewajarnya Anda telah mengalami banyak peningkatan, terutama di dalam kemampuan kerja, di mana Anda bisa saja telah berpindah posisi sebanyak satu atau dua kali, hal ini tentunya diganjar dengan sejumlah kenaikan gaji.

Namun, ada sebagian orang yang justru tetap saja hanya memiliki kemampuan yang sama, bahkan meski berubah, itu hanya dalam jumlah yang sangat sedikit saja. Jika Anda termasuk ke dalam kategori ini, maka bisa dipastikan posisi Anda mungkin saja masih akan di tempat yang sama, meskipun telah cukup lama bekerja, dan ini juga akan berbanding lurus dengan gaji yang tak kunjung mengalami kenaikan.

  1. Minder dan tidak percaya diri

Anda memiliki kemampuan kerja yang baik, termasuk daya saing pada sejumlah tenaga kerja baru yang ada di kantor. Anda cakap dan bisa berkembang bersama perusahaan, namun tidak memiliki rasa percaya diri yang baik untuk kemampuan ini. Ini juga sebuah hambatan bagi karir dan juga gaji di perusahaan.

Temukan Pekerjaan Baru                                 

Ketika mengalami kendala untuk kenaikan gaji di kantor, maka segeralah melihat kembali apa saja yang “kurang” di dalam diri Anda. Upayakan untuk segera berbenah dan memperbaiki diri. Namun jika setelah semua koreksi ini dilakukan, atau bahkan tidak menemukan kendala itu berasal dari dalam diri, maka sudah waktunya meninggalkan perusahaan dan menemukan penghasilan yang lebih baik di tempat lain.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment