Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Memperbaiki Profil untuk Membuka Peluang Kerja

Memperbaiki Profil untuk Membuka Peluang Kerja
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :

Bu Rossa, bagaimana agar profil kita menarik dan diperhatikan diantara ratusan profil kandidat yang lain?

Jawaban :

Saat membuat profil online atau bahkan saat menulis resume Anda, kemungkinannya adalah, Anda menghabiskan waktu lebih banyak untuk menulis keterampilan dan menceritakan riwayat pekerjaan Anda lebih dari yang lain.

Ya, keterampilan Anda dan latar belakang pekerjaan Anda merupakan pertimbangan terbesar HRD untuk memasukkan Anda ke dalam daftar interview dan akhirnya menerima Anda bekerja. Tapi, ada satu hal penting yang paling diabaikan oleh kandidat saat membuat profil online, yaitu deskripsi pengalaman kerja.

Deskripsi pengalaman kerja lebih berharga dari yang dipikirkan oleh kandidat karena disini dijelaskan peran dan tanggung jawabnya. Yang paling tidak disadari kandidat adalah dengan mendeskripsikan pengalaman kerja, kemungkinan Anda ditemukan dan diterima bekerja menjadi lebih besar. Membuat rincian pengalaman kerja tapi tidak mencantumkan semua posisi yang pernah Anda pegang membuat HRD tidak yakin untuk mengundang Anda untuk wawancara apalagi menerima Anda bekerja. Sebaliknya hanya dengan mempunyai deskripsi pekerjaan yang singkat tapi ditulis dengan baik, akan membuat mereka yakin.

Berikut ini beberapa tip untuk membantu Anda membuat deskripsi pengalaman kerja yang informatif dan singkat:

1. Mulai dengan menyebutkan nama jabatan, nama perusahaan, lokasi dan lamanya Anda bekerja. Kronologis daftar pengalaman dalam urutan terbalik dari pengalaman terkini terlebih dahulu.

2. Deskripsikan tanggung jawab Anda dalam kalimat singkat diawali dengan kata kerja yang kuat seperti “mengembangkan”, “mengorganisir”, “mengelola” dan “menyelesaikan”. Fokus pada keterampilan dan kekuatan yang Anda miliki dan yang Anda identifikasikan sebagai sesuatu yang penting dalam bidang Anda.

3. Buat dalam bentuk poin untuk membedakan tindakan yang satu dengan yang lainnya. Anda tidak ingin pengalaman kerjamu terlihat mirip.

4. Pelajari kata kunci yang harus Anda sertakan untuk setiap pekerjaan. Jika ragu, lihat pada deskripsi pekerjaan yang sesungguhnya dan deskripsikan keterampilan yang diperlukan untuk pekerjaan yang sedang Anda lakoni dan tinjau profil teman dan rekan kerja Anda.

5. Hitung prestasi dan tanggung jawab Anda jika memungkinkan. Gunakan angka, jumlah, nilai dan persentase (contohnya: “Meningkatkan penjualan bulanan sebesar 40%….”, “Memimpin sebuah tim yang terdiri dari 7 copywriters….”, “Merencanakan 11 website…”).

6. Batasi deskripsi pengalaman kerja Anda menjadi tiga atau empat poin yang paling penting. Anda bisa mendeskripsikan dalam format kalimat / paragraf atau meringkasnya menggunakan poin-poin.

Berikut beberapa contoh deskripsi pengalaman kerja untuk referensi Anda.

Untuk Sales Menejer

Bertanggung jawab untuk proses penjualan dari titik awal (lead generation), presentasi, proposal, sampai pada negosiasi kontrak dan eksekusi. Melampaui target penjualan triwulanan dan tahunan minimum sebesar 40%.

Untuk Programmer

Menyelesaikan desain web dan proyek pengembangan aplikasi untuk dua klien utama perusahaan – keduanya selesai 1 bulan lebih cepat dari jadwal.

Untuk Marketing Eksekutif

Memulai strategi pemasaran baru dan merancang iklan inovatif yang membantu meningkatkan basis pelanggan perusahaan hingga 56%. 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment