Memodernisasi Teknologi Perpajakan Bank DKI Gandeng Cartenz Group | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 7 2020
No Comments

Memodernisasi Teknologi Perpajakan Bank DKI Gandeng Cartenz Group

Memodernisasi Teknologi Perpajakan Bank DKI Gandeng Cartenz Group

Foto : pribadi
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Untuk mendorong transparansi pendapatan Pemerintah Daerah, maka Bank DKI berkerjasama dengan Cartenz Group melakukan modernisasi teknologi dengan membuat program Electronic Fiscal Devices (Alat Fiskal Elektonik) pada projek TOSKA (Tax Online System for Jakarta) untuk sektor pajak. 

CEO Cartenz Group, Gito Wahyudi mengatakan pihaknya menghadirkan produk dan solusi yang holistik untuk mendukung semua tingkat lembaga pemerintah dalam memanfaatkan sistem informasi terintegrasi dan manajemen e-government transparan dan efisien. Sampai saat ini Cartenz Group telah bekerja sama dengan lebih dari 90 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.  

"Projek TOSKA ini diharapkan dapat mengoptimalisasi pendapatan daerah di DKI Jakarta dan dapat meningkatkan efiesiensi Wajib Pajak (WP) dalam pelaporan pajaknya.  Sistem ini telah terintegrasi dan dapat dimonitor secara online melalui dashboard yang terpasang di Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta (BAPPENDA) dimana seluruh transaksi di wajib pajak akan terpantau secara akurat," kata Gito di Jakarta, Jumat (14/2). 

Sedangkan, Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah, Bank DKI, Babay Parid Wazdi mengatakan pajak memiliki peranan vital bagi sebuah negara dan untuk itu diperlukan pengawasan ketat dalam proses pelaksanaannya untuk meminimalisir penggelapan pajak.

Oleh sebab itu dibutuhkan modernisasi sistem perpajakan agar pemerintah dapat memantau dan pada saat bersamaan mendapatkan hasil yang ingin dicapai. 

“Dalam rangka mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan penerimaan Pajak Daerah kami telah siap untuk mengimplementasikan TOSKA yang akan memudahkan para pebisnis membayarkan pajak secara online, sekaligus mendukung tujuan pemerintah menuju transparansi dan efektivitas pengawasan kepatuhan wajib pajak," katanya.  

Babay juga mengatakan setiap wajib pajak akan mengadaptasi TOSKA dimana setiap wajib pajak tersebut akan dilengkapi dengan solusi lengkapnya. Seluruh data transaksi akan terekam secara akurat dan data akan dikirimkan ke Bapenda.  

"Bank akan mengambil data transaksi wajib pajak yang telah dikonfirmasi oleh wajib pajak kemudian dijadikan ketetapan SPTPD. Setiap bulannya wajib pajak dapat melihat berapa besar pajak yang harus mereka bayarkan dengan mengakses www.btoska.bankdki.co.id," tutupnya. mza

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment