Media Pesan untuk Perangi Korona | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 7 2020
No Comments

Media Pesan untuk Perangi Korona

Media Pesan untuk Perangi Korona

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Bangunan pencakar langit menjadi media aksi solidaritas terhadap wabah virus korona. Kepedulian tersebut ditunjukkan pada bangunan yang terdapat di Tiongkok dan Timur Tengah.

Bangunan biasanya menunjukkan respon yang lambat terhadap permasalahan sosial. Namun, dalam mewabahkan virus korona, bangunan yang menggunakan bagian fasadnya mengirimkan pesan empati terhadap warga Wuhan, Tiongkok. Hal tersebut ditunjukkan dengan menggunakan layar yang menutupi bangunan hingga membuat gambar harapan dan solidaritas yang kuat. Kemudian, beberapa negara seperti Uni Emirat Arab bergabung dengan upaya yang sama.

Seperti yang dilansir dari archdaily, penggunaan fasad bangunan tnggi sebagai media branding di malam hari dengan teknologi tinggi memberikan partisipasinya saat terjadi kasus virus korona. Pemerintah Tiongkok menggunakan media tersebut untuk mengirimkan kontenkonten yang berhubungan dengan wabah korona.

Pemerintah Tiongkok memanfaatkan acara nasional penting, seperti peringatan ke-70 Republik Rakyat Tiongkok. Selama Festival Lentera tradisional, Tiongkok menerangi gedung pencakar langit, jembatan dan menara di beberapa kota untuk membayar upeti untuk kematian karena kasus virus korona.

Selain itu, pesan-pesan pun mengalir deras di sejumlah gedung, seperti “Tetap Kuat Wuhan, Tetap Kua China”. Pesan tersebut merupakan dukungan terhadap orang-orang yang terkena virus korona. Dengan cara tersebut, fasad di gedung pencakar langit telah berfungsi melampaui peran branding. Karena, mereka mengirim pesan dari bangunan yang terhubung dengan masyarakat. Tunjukkan Solidaritas Sementara, Uni Emirat Arab merupakan negara asing pertama yang menunjukkan solidaritas dengan cahaya dan arsitektur.

Dalam waktu enam minggu, mereka menjadwalkan empati untuk memerangi virus korona. Burj Khalifa, Jembatan Sheikh Zayed Hadid mengekspresikan warna merah, bintang emas, dan teks yang berkeyakinan Tiongkok mampu menakhlukkan krisis Covid-19.

Dalam hal ini, fasad bangunan tinggi yang dilengkapi LED mampu menjadi media yang kuat untuk menyalurkan pesan secara eksibel. Menara Azadi, Teheran, Iran turut menawarkan dukungan terhadap Tiongkok atas kasus virus koronan.

Landmark ikonik pada 1971 dibalut marmer putih ditengari bendera Tiongkok yang dilengkapi teks dalam bahasa Inggris dan China. Mesir merespon dengan warna merah dan bintang-bintang emas serta menerangi landmark bersejarah , seperti Kuil Karnak Luxor atau Benteng Kairo.  din/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment