Masker Gel Hydraskin Cooling dari Darphin Beri Kenyamanan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments
Trend Kecantikan di Masa Pandemi

Masker Gel Hydraskin Cooling dari Darphin Beri Kenyamanan

Masker Gel Hydraskin Cooling dari Darphin Beri Kenyamanan

Foto : istimewa
Masker Darphin’s Gel dirancang untuk menjadi masker wajah selama 10 menit untuk membantu mengunci hidrasi hingga 24 jam
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam dunia kecantikan, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah yang namanya facial. Facial adalah sederetan treatment kecantikan yang dilakukan pada wajah, meliputi pemijatan pada kulit, pengelupasan kulit, penggunaan krim wajah, lotion, sampai penggunaan masker wajah.

Istilah kata masker wajah sudah tidak asing lagi dimasa  millenium ini, terutama untuk generasi millenials. Baik wanita mau pun pria, banyak yang menggunakan masker untuk memperhalus, mempercantik, dan memperindah kulit wajah. Atau, untuk solusi mengatasi masalah-masalah pada kulit wajah, seperti berminyak, jerawat, dan kusam.

Penggunaan masker wajah untuk kecantikan  ternyata memiliki sejarah panjang. Di masa Mesir Kuno, dimana ritual kecantikan dari pemasangan masker wajah diperkirakan sudah dimulai di Mesir Kuno. Cleopatra (69BC-30BC) secara rutin menggunakan semua bahan alami untuk membersihkan, memberi nutrisi dan meremajakan kulitnya, mengingat orang Mesir juga hebat dalam make up. Ratu Cleopatra dinobatkan sebagai Ratu yang memiliki wajah cantik mempesona. Bahkan, sampai sekarang ini banyak orang yang menggunakan resep Ratu Cleopatra dalam penggunaan masker, yaitu dengan memakai  madu bersama biji gandum untuk masker kulit.

Di masa Tiongkok Kuno banyak cerita tentang wanita dan kecantikan mereka, tapi untuk tujuan masking wajah, ini perlu diperhatikan pada Dinasti Tang. Yang pertama adalah Yang Guifei, seorang permaisuri kaisar selama dinasti Tang, yang dianggap sebagai salah satu dari “empat keindahan besar” Tiongkok  kuno. Dia sering menggunakan ramuan ramuan almond sendiri untuk meringankan, mencerahkan dan mengencangkan kulitnya. Caranya dengan mencampurkan satu sendok makan susu almond, satu sendok teh madu, dan satu sendok teh kunyit.

Di era Victoria terkenal dengan trend kecantikan paling berbahaya. Dari mulai penggunaan sinar-X, bahan berbahaya seperti merkuri pun digunakan. Facial timah populer di era ini, dimana  kulit putih terlihat indah di kulit yang lebih gelap. Timbal putih beracun akan ditambahkan ke madu dan minyak zaitun, sering digunakan sebagai masker atau perawatan khusus untuk memutihkan kulit. Di saat itu produk kecantikan yang paling terkenal adalah ceruse. Ceruse adalah campuran timah putih dan cuka. Marie Antoinette yang melegenda, dikatakan juga bahwa dia memiliki masker wajah sendiri yang dibuat dengan menggunakan putih telur. Cara  ini masih digunakan oleh wanita Prancis saat ini untuk mengencangkan pori-pori dan memperbaiki kulit.

Laman Trendhunter.com menampilkan masker penyejuk wajah dari Darphin’s. Masker hidrasi pendingin  dari Darphin adalah masker musim panas yang menyegarkan yang diformulasikan untuk memberikan pendinginan instan pada kulit dan meningkatkan hidrasi. Dikemas dengan 88 persen  bahan yang berasal dari alam, termasuk lavender kupu-kupu Prancis untuk membantu mengurangi kehilangan air.  Produk perawatan kulit ini  dirancang untuk menjaga kulit tetap terhidrasi selama 24 jam, bahkan setelah masker dicuci.

Sementara bahan dan tekstur  masker  yang unik membuatnya secara alami menyejukkan wajah, produk ini dapat disimpan di lemari es untuk perawatan yang menawarkan lebih banyak manfaat seperti cryotherapy.

Masker Darphin’s Hydraskin Cooling Hydrating Gel memang tepat untuk musim panas, atau daerah yang cuacanya panas.  Dengan formula pendingin untuk menenangkan dan menyegarkan kulit yang lelah dan panas.

Masker Darphin’s Hydraskin Cooling Hydrating Gel dirancang untuk menjadi masker wajah selama  10 menit untuk membantu mengunci hidrasi hingga 24 jam. Merevitalisasi dan membangkitkan kembali penampilan kulit yang lelah, berkat masker dengan  formula gel menyegarkan yang ringan ini. Masker ini diformulasikan dengan tumbuhan, dengan konsistensi bergelembung untuk mendinginkan kulit secara terus-menerus, membuat kulit tampak  segar  dan sehat.

Masker pendingin ini juga membantu melawan  kekencangan kulit, dan mencegah kulit kehilangan kelembaban sepanjang hari, bahkan setelah masker dibilas dari kulit. Ars

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment