Koran Jakarta | April 20 2019
No Comments
Fuzhou China Open

Marcus/Kevin R aih Gelar Kedelapan di 2018

Marcus/Kevin R aih Gelar Kedelapan di 2018

Foto : badmintonindonesia.org
Terima Penghargaan - Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) menerima penghargaan setelah berhasil mempertahankan gelar juara Fuzhou China Terbuka 2018.
A   A   A   Pengaturan Font

FUZHOU – Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berhasil mempertahankan gelar juara Fuzhou China Terbuka 2018.

Pada partai final yang digelar di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Minggu (11/11), Marcus/Kevin sukses mengalahkan pasangan tuan rumah, He Jiting/Tan Qiang 25-27, 21-17, dan 21-15.

Gelar ini merupakan gelar juara kedelapan bagi pasangan berjuluk “The Minions” itu pada 2018. Sebelumnya, Marcus/Kevin mampu menjadi yang terbaik di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters, India Open, All England, Indonesia Open, Asian Games 2018, Jepang Open, Denmark Open.

Menghadapi “The Minions”, He/Tan bermain agresif di awal set pertama dan memaksa Marcus/Kevin selalu mengangkat kok. Setelah tertinggal 7-11, Marcus/Kevin berupaya mengejar poin, namun He/Tan tetap mampu menjaga jarak.

Marcus/Kevin akhirnya lagi-lagi menyetarakan skor menjadi 15-15. Kedua pasangan terus bergantian meraih poin dan membuat skor imbang hingga angka 18-18.

He/Tan sempat membukukan game point pada kedudukan 20-18, namun Marcus/Kevin mampu menyamakan kedudukan dan membuat deuce.

Marcus/Kevin sempat memimpin 22-21, smes Kevin yang menyangkut di net membuat wakil Indonesia batal menang.

Poin terus seimbang dan pasangan China tiga kali membukukan game point, tetapi Marcus/Kevin selalu mampu menyamakan skor, hingga laga berakhir dengan skor 27-25 untuk He/Tan. Pada gim kedua, kembali He/Tan menyerang dan berupaya menurunkan bola.

Tetapi kali ini Marcus/Kevin mampu tampil lebih solid dalam bertahan dan jeli dalam penempatan kok. Setelah memimpin 11-8 di interval gim kedua, ganda putra nomor satu dunia itu sempat hanya unggul satu poin pada kedudukan 13-12.

Marcus/Kevin memimpin 19-15 hingga akhirnya pasangan yang bermain bersama sejak 2015 itu kemudian meraih kemenangan 21-17. Di awal gim penentuan, skor ketat kembali mewarnai laga.

Marcus/Kevin konsisten unggul satu hingga dua poin sampai membukukan keunggulan 11-8. Setelah rehat sejenak, pasangan Tiongkok menyamakan kedudukan. Marcus/Kevin mampu segera bangkit meraih tiga poin beruntun.

Keadaan sempat kembali sengit ketika He/Tan membukukan dua poin dan hanya tertinggal satu poin. Situasi tersebut berhasil diantisipasi dengan baik oleh Marcus/Kevin yang berhasil meraih poin demi poin.

Smes Marcus yang tidak dapat dikembalikan menjadikan skor 21-15 menjadi hasil akhir sekaligus memastikan gelar juara di tangan Marcus/Kevin. Sebelumnya, Kevin menilai lawan wakil Tiongkok di final tidak akan mudah.

Hal sama diungkapkan Marcus mengenai He Jiting/Tan Qiang. “Kalau sudah di final, ketemu siapa saja pasti tidak mudah. Kami harus siap melawan siapa saja,” kata Marcus. S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment