Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Maradona Ingin “Lahir Kembali” di Meksiko

Maradona Ingin “Lahir Kembali” di Meksiko

Foto : AFP/Pedro PARDO
A   A   A   Pengaturan Font

CULIACAN – Legenda sepa­kbola Argentina Diego Mara­dona menggambarkan kepu­tusannya untuk melatih klub divisi kedua Meksiko Dorados sebagai kelahiran kembali. Maradona telah bertahun-ta­hun berjuang melawan kecan­duan narkoba dan secara resmi menjadi pelatih klub tersebut pada Senin (10/9) waktu se­tempat.

Maradona menyampaikan penjelasannya tentang kepu­tusannya menerima peker­jaan di jantung negara kartel narkoba Meksiko. Maradona melatih klub yang berlokasi di negara bagian Sinaloa yang rawan kejahatan.

Dalam konferensi pers per­tamanya untuk Dorados, Mar­adona menggambarkan peker­jaan itu sebagai awal baru yang sehat setelah “sakit” panjang. “Sakit” yang dimaksudnya ada­lah ketergantungannya kepaa kecanduan narkoba, alkohol dan kegemukan.

“Saya ingin memberi Dorados apa yang hilang dari k e t i k a saya sakit,” ujarnya kepada 200 pewarta yang memadati ruang konferensi hotel di Culiacan, ibukota negara bagian, tempat dia diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Dorados.

Meksiko adalah tempat Maradona merebut keme­nangan terbesarnya sebagai pemain sepakbola, memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia 1986. Dia mengejutkan dunia sepakbola dengan ke­putusannya untuk melatih tim divisi dua yang saat ini berada di posisi ke-13 dalam 15 tim di liga mereka.

Lelucon segera muncul di internet tentang pilihannnya itu. Sinaloa mungkin paling dikenal sebagai rumah kartel narkoba dengan nama yang sama. Dan Dorados dimiliki oleh keluarga yang kuat secara politik, klan Hank, yang di­tuduh memiliki kaitan dengan perdagangan narkoba.

Maradona, menegaskan fokusnya adalah pada satu hal: sepakbola. “Semua itu berubah berkat anak perempuan saya,” jelasnya. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment