Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
Kawasan Khusus

Mandalika Siap Gelar MotoGP pada 2021

Mandalika Siap Gelar MotoGP pada 2021

Foto : SETKAB.GO.ID
TINJAU MANDALIKA - Presiden Joko Widodo didampingi Dirut Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer beserta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah meninjau persiapan lokasi MotoGP 2021 di Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5). Pemerintah mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 melalui penyiapan akses jalan langsung dari Lombok International Airport (LIA) dengan nilai proyek 1,4 triliun rupiah.
A   A   A   Pengaturan Font

LOMBOK TENGAH – Presi­den Joko Widodo mengingin­kan Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, siap menjadi ajang gelaran Mo­toGP 2021. Karena itu, Presiden berharap agar segala persiapan bagi pembangunan fasilitas dan infrastruktur pendukung ajang olahraga balap motor tersebut dapat segera diselesaikan.

“Kita juga ingin fasilitas yang berkaitan dengan MotoGP 2021 itu juga segera dikerjakan. Airport sudah, jalan sudah, pe­netapan lokasi, sehingga kita harapkan konstruksi paling lambat itu di Januari 2020,” kata Presiden Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan kawasan Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5).

Presiden menjelaskan, pem­bangunan kawasan pariwisata Mandalika dan penyelengga­raan MotoGP ini merupakan upaya untuk menggerakkan per­ekonomian wilayah sekitar. Le­wat wisata tersebut, peningkatan perekonomian di wilayah Lom­bok diharapkan bisa meningkat­kan perekonomian nasional.

“Kita mengharapkan ini nanti ada sebuah titik pertum­buhan ekonomi baru yang se­cara agregat nasional nanti bisa memberikan support juga pada pertumbuhan ekonomi nasio­nal,” jelas Presiden.

Menurut Jokowi, anggaran pembangunan, baik bandara maupun jalan bypass menuju Mandalika sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah pusat. “Tapi, itu bukan untuk MotoGP saja, tapi memang ak­ses yang paling bagus masuk ke Mandalika. Sehingga perkem­bangan Mandalika bisa men­jadi Bali Baru,” jelas Jokowi.

Mandalika ditetapkan se­bagai Kawasan Ekonomi Khu­sus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014. Untuk itu, Pre­siden ingin memastikan pem­bangunan sejumlah fasilitas dasar yang layak bagi kawasan pariwisata.

Dalam peninjauannya, Jokowi mendapat penjelasan dari Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corpora­tion (ITDC), Abdulbar M Man­soer, mengenai perkembangan pembangunan fasilitas umum.

Presiden mengaku menda­pat penjelasan mengenai per­kembangan pembangunan fasi­litas umum seperti toilet bagi para wisatawan, penyediaan air bersih, termasuk infrastruktur dasar lain seperti ketersediaan listrik dan pengolahan limbah.

Guna mendukung kawas­an wisata tersebut, ITDC juga telah menyelesaikan kawasan yang dimaksudkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mendirikan bazar UMKM di dalam kawasan itu.

Nantinya, bazar tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM dan masyara­kat yang berdomisili di sekitar kawasan. fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment