Koran Jakarta | September 21 2018
No Comments

Mancini Bantah Sepakbola Italia Makin Terpuruk

Mancini Bantah Sepakbola Italia Makin Terpuruk

Foto : AFP/MARCO BERTORELLO
A   A   A   Pengaturan Font

MILAN – Roberto Mancini tetap membela strateginya meski Italia kalah 0-1 dari Por­tugal di Liga Bangsa-Bangsa UEFA. Hasil itu menumpuk tekanan pada pelatih Italia kar­ena “Gli Azzurri” sangat mem­butuhkan kemenangan untuk meringankan rasa sakit karena absen di putaran final Piala Dunia Russia 2018.

Gol Andre Silva tepat setelah istirahat memastikan Portugal - bahkan tanpa striker bintang Cristiano Ronaldo - berada di puncak Grup 3 UNL dengan tiga poin dari pertandingan pertama mereka di Lisbon.

Italia hanya memiliki satu poin dari dua pertandingan se­telah ditahan imbang 1-1 oleh Polandia. Setelah kegagalan juara dunia empat kali lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 60 tahun, degradasi dari Liga 1 UNL se­karang terlihat menjadi hal yang mungkin.

Tapi Mancini, yang pekan lalu mengeluhkan kurang­nya waktu bermain yang diber­ikan kepada pemain muda Italia di klub papan atas, tetap membela strateginya. “Kami harus tumbuh. Jika seorang pemain muda tidak bermain pada level tinggi maka jelas bahwa mereka akan berjuang di beberapa pertandingan per­tama,” ujarnya.

“Saya tidak menikmati ke­kalahan itu, tetapi saya suka keinginan tim untuk terus berusaha sampai akhir, bah­kan jika mereka berisiko ke­bobolan gol kedua. Kami ingin menyelesaikan ini di antara tim teratas dalam grup,” sam­bungnya.

“Polandia dan Portugal memiliki tiga pertandingan tersisa dan kami memiliki dua pertandingan. Kami akan me­nunggu dan melihat, tetapi tujuan kami adalah memben­tuk skuad untuk Piala Eropa 2020,” tandasnya.

Bagaimanapun kritikan terus merebak. “Italia di ba­wah Mancini sudah dalam krisis,” tulis Corriere Della Sera pada hari Selasa. “Italia belum ban­gun dari mimpi bu­ruk Piala Dunia,” tambah La Repub­blica. “Italia be­lum bangun,” lan­jut Gazzetta Dello Sport, dengan La Stampa menyata­kan: “Little Italy.” ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment