Koran Jakarta | November 18 2017
No Comments
PORTOFOLIO

Manajemen DGIK Diminta Jelaskan Kepada BEI

Manajemen DGIK Diminta Jelaskan Kepada BEI

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan manajemen PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) menyusul adanya pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan pembangunan proyek Rumah Sakit Udayana di Bali. “Kami akan minta klarifikasi dari perusahaan untuk menilai kelangsungan usahanya,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, pekan lalu (16/7).

Samsul Hidayat mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan yang terjadi. Pada langkah awal, BEI selaku regulator di pasar modal hanya dapat meminta penjelasan dari manajemen dan belum dapat melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham perseroan, yakni DGIK. “Belum (suspensi).

Kan harus dilihat dulu dampak atas kasusnya terhadap going concern (keberlangsungan bisnis) perusahaan,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk Djoko Eko Suprastowo dalam keterangan resminya yang disampaikan ke BEI membenarkan bahwa saat ini perseroan sedang dalam pemeriksaan oleh KPK, hal itu terkait dengan pembangunan proyek Rumah Sakit Udayana yang dikerjakan oleh perseroan pada tahun anggaran 2009-2010.

Ia menyampaikan bahwa pekerjaaan gedung Rumah Sakit Udayana itu telah selesai dan diserahkan kepada pemberi kerja sesuai kontrak oleh perseroan, saat ini gedung itu telah digunakan oleh pihak Universitas Udayana sesuai kebutuhan dan keperluannya. 

 

Ant/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment