Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
Sidang Pembunuhan Kim Jong-nam

Malaysia Tolak Cabut Dakwaan bagi Doan

Malaysia Tolak Cabut Dakwaan bagi Doan

Foto : AFP/MOHD RASFAN
Kawal Doan l Doan Thi Huong (tengah), terdakwa dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam, dengan dikawal petugas polisi Malaysia, Kamis (14/3). Dalam sidang yang digelar Kamis kemarin, pengadilan menolak untuk mencabut dakwaan pembunuhan terhadap Doan.
A   A   A   Pengaturan Font

SHAH ALAM - Doan Thi Huong, 30 tahun, terdakwa asal Vietnam dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri dari pemimpin Korea Utara (Korut), gagal mendapatkan pembebasan setelah Jaksa Agung Malaysia pada Kamis (14/3) menolak permintaan pencabutan dakwaan dan ketua jaksa penuntut Muhammad Iskandar Ahmad meminta agar Pengadilan Tinggi Shah Alam untuk melanjutkan persidangan kasus terhadap terdakwa Doan.

Mendengar putusan itu, Doan serta merta menangis. Ia saat ini telah menjalani persidangan selama satu setengah tahun lebih karena kasus pembunuhan Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017.

“Saya tertekan. Saya tidak bersalah. Saya ingin keluarga saya berdoa untuk saya,” ujar Doan sambil menangis.

Pengajuan pembebasan diajukan pembela Doan setelah pada Senin (11/3), dakwaan pembunuhan yang dilakukan terhadap terdakwa lainnya yaitu Siti Aisyah, 27 tahun, warga negara Indonesia, dicabut oleh pengadilan Malaysia.

Selama persidangan, kedua terdakwa bertahan membantah telah melakukan pembunuhan dan mengatakan bahwa mereka ditipu oleh agen dari Korut untuk melakukan pembunuhan menggunakan racun saraf VX, dan mereka percaya sedang dilibatkan dalam sebuah acara lelucon untuk reality show televisi.

“Mereka berdua dijadikan kambing hitam dan mengatakan para pembunuh sebenarnya adalah empat warga Korut yang dicurigai sebagai dalang di balik itu semua, tetapi melarikan diri dari Malaysia tak lama setelah pembunuhan itu. Jelas telah terjadi diskriminasi dalam kasus ini,” kata pengacara pembela bernama Hisyam Teh Poh Teik.

Selama persidangan, beberapa bukti terhadap Doan tampak lebih kuat, mulai dari rekaman CCTV bandara yang diperlihatkan di pengadilan menangkapnya tengah mendekati Kim Jong-nam, lalu mengarahkan tangannya di wajah korban dan kemudian melarikan diri. Sementara Aisyah hanya dilihat sebagai sosok kabur yang melarikan diri dari TKP.

Sidang Ditunda

Tadinya persidangan kasus pembunuhan Kim Jong-nam pada awal pekan ini mengagendakan sidang untuk mendengarkan pembelaan Doan. Namun sidang itu kemudian ditunda setelah keluar putusan pengadilan untuk mencabut dakwaan terhadap Siti Aisyah.

Saat digelar persidangan pada Kamis kemarin, hakim memutuskan bahwa Doan tak cukup sehat untuk melanjutkan persidangan dan memutuskan untuk menunda persidangan hingga 1 April 2019.

Setelah mendengar hasil sidang pengadilan pada Kamis kemarin, Hanoi merasa kecewa. “Kami menyesalkan fakta bahwa pengadilan Malaysia tak membebaskan Doan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang. “Kami mengharapkan sebuah persidangan yang adil,” pungkas Le.  ang/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment