Koran Jakarta | July 18 2019
No Comments
Diplomasi Bilateral

Malaysia Siap Mantapkan Hubungan dengan RI

Malaysia Siap Mantapkan Hubungan dengan RI

Foto : dok kedubes Malaysia
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Duta Besar Ma­laysia untuk Indonesia yang baru, Zainal Abidin Bakar, me­ngatakan bahwa Malaysia dan Indonesia ibarat satu tubuh. Dia menyebut, jika salah satu merasa sakit atau susah, maka yang lainnya akan merasakan hal itu.

Hal itu disampaikan Dubes Zainal saat acara buka bersama dengan pimpinan redaksi me­dia massa di Indonesia pada Rabu (29/5) di kantor Kedubes Malaysia, Jakarta.

“Malaysia dan Indonesia sa­ling membutuhkan, saling me­lengkapi, dan saling memban­tu satu sama lain. Oleh karena itu, saya berharap hubungan kita akan selalu baik. Ini ada­lah konsep kerja sama timbal balik di tingkat internasional yang perlu kita praktikkan,” ka­ta Dubes Zainal.

“Jika ada di antara kita yang sakit, pasti yang lain akan merasakan sakit tersebut. Kita tentu tidak akan mampu men­ciptakan bangsa yang hebat di atas penderitaan tetangga kita,” imbuh dia.

Utusan diplomat senior Ma­laysia itu kemudian mengata­kan untuk terus berkembang, hubungan kedua negara ha­rus didasari rasa saling percaya dan bukan rasa saling curiga.

“Jadi, mari kita bekerja ber­sama untuk mewujudkan hu­bungan istimewa ini. Hubung­an yang membangun keper­cayaan bukanlah kecurigaan. Dua pilar yang melindungi sta­bilitas, keamanan dan kemak­muran Asean,” tegas dia.

Siapkan Strategi

Meski belum secara resmi memulai masa dinasnya seba­gai duta besar berkuasa penuh hingga dilantik oleh Presi­den Joko Widodo nanti, Dubes Zainal sudah menyiapkan strategi agar misinya tercapai.

Dubes Zainal memapar­kan lima Rencana Aksi dalam mempererat hubungan bila­teral dengan Indonesia. Salah satunya, memantapkan ker­ja sama militer dan aparat ke­amanan kedua negara.

Mengeratkan hubungan pe­mimpin kedua negara merupa­kan rencana pertama. Menge­nai upaya untuk mengintensif­kan hubungan kerja di antara Indonesia dan Malaysia, Dubes Zainal mengatakan PM Ma­hathir sering menyuarakan perlunya peningkatan kerja sa­ma kedua negara kita di ber­bagai sektor yang bermula dari kebijakan atau dasar hubung­an kedua negara yang “mesra”.

Selanjutnya memantapkan kerja sama militer dan aparat keamanan kedua negara. Me­nurut Dubes Zainal, dunia saat ini menghadapi berbagai tan­tangan dan kejahatan global.

Zainal mengatakan Malay­sia dan Indonesia memiliki se­bagian perbatasan maritim dan darat yang sama. Hal itu juga menjadi tanggungjawab kedua pihak untuk memastikan keja­hatan lintas batas ditangani se­cara bersama.

Mendorong hubungan per­dagangan dan bisnis, mening­katkan investasi antarnegara serta mengukuhkan kerja sa­ma di dalam sektor ekonomi yang strategis juga merupa­kan rencana yang penting. Menurut Zainal, ketika dunia menghadapi perang dagang, Malaysia dan Indonesia ha­rus mencari jalan penyelesai­an bersama. “Hambatan per­dagangan bilateral harus kita atasi dan kurangi. Industri ha­lal juga harus sama-sama ki­ta perbaiki dan perkuat untuk mendominasi pasar dunia,” ujarnya.

Yang terakhir yaitu upaya hubungan rakyat kedua negara yang humanis. Diplomat Ma­laysia tersebut mengatakan hu­bungan ini paling sulit untuk dijaga di antara 264 juta pen­duduk Indonesia dan 32 juta penduduk Malaysia.

“Dengan adanya media so­sial, mereka lebih mudah ber­interaksi antarsesama. Mu­dah terpancing emosi de­ngan perkara-perkara yang kecil. Oleh karena itu, saya i­ngin meneruskan usaha mur­ni ini bagi rakyat kedua negara untuk lebih mengenali antara satu sama yang lain,” pungkas Dubes Zainal.  ang/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment