Koran Jakarta | April 18 2019
No Comments

Malaysia Lanjutkan Proyek Kereta untuk Hindari Penalti

Malaysia Lanjutkan Proyek Kereta untuk Hindari Penalti

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

KUALA LUMPUR – Malaysia akan dikenai penalti sebesar 5 miliar dollar AS jika membatalkan keseluruhan megaproyek infrastruktur kereta yang didanai oleh Tiongkok. Informasi ini disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, setelah ia menekan kesepakatan untuk melanjutkan kembali megaproyek itu pada Senin (15/4).

“Pemerintah menghadapi pilihan sulit untuk negosiasi ulang atau membayar penalti sekitar 5,3 miliar dollar AS. Kami memilih negosiasi ulang dengan mengutamakan kebutuhan warga Malaysia,” kata PM Mahathir, 93 tahun.

Pekan lalu, Malaysia dan Tiongkok sepakat untuk mempercepat pembangunan megaproyek kereta dengan biaya 30 persen lebih murah. Megaproyek kereta ini sebelumnya disepakati saat Malaysia masih dipimpin mantan PM Najib Razak.

Megaproyek kereta di Malaysia merupakan bagian dari inisiatif Jalur Sutera Baru Tiongkok. Infrastruktur transportasi ini memiliki panjang 640 kilometer yang membentang dari perbatasan Malaysia-Thailand di utara hingga pelabuhan di luar Kuala Lumpur.  AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment