Koran Jakarta | May 22 2019
No Comments
VARIA

Mahasiswa Unair Ciptakan Obat Penyembuh Luka Bakar

Mahasiswa Unair Ciptakan Obat Penyembuh Luka Bakar

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Tiga mahasiswa Fakultas Sains dan Teknolo­gi (FST) Universitas Airlangga (Unair), Rasta Galih Aprizal, Erin Wijayanti, dan Rahma Yunia Utami, berhasil mencipta­kan produk herbal penyembuh luka bakar yang terbuat dari garam fisiologis dan albumin ikan gabus.

Keberhasilan dari hasil penelitian itu kemudian dituang­kan dalam proposal penelitian, dan berhasil lolos seleksi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Tinggi, sehing­ga berhak memperoleh dana penelitian dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2018.

“Penderita luka bakar memerlukan pengobatan lang­sung untuk mengembalikan fungsi normal kulit. Pembe­rianalbumin ikan gabus denganlarutan garam fisiologis 0,9 persen mempunyai waktu penyembuhan luka bakar 2 menit lebih cepat,” kataketua tim, Rasta Galih Aprizal, di Surabaya, Kamis (5/7).

Dia menambahkan, luka bakar tersebut dikatakan sem­buh apabila menyempitnya luas luka serta meningkatnya jumlah fibroblas. “Garam fisiologismempunyai Na dan Cl yang sama seperti plasma, sehingga tidak akan memenga­ruhi sel darah merah. Obat ini dapat digunakan sebagai obat herbal alternatif penyembuh luka bakar yang efektif, dengan biaya yangterjangkau,” pungkas dia. SB/E-3

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment