Koran Jakarta | May 26 2018
No Comments

Mahasiswa Mesti Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Mahasiswa Mesti Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Foto : ISTIMEWA
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli Hasoloan.
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Mahasiswa harus ber­siap menghadapitantangan besar yang terjadiera Revolusi Industri 4.0. Perubahan pola baru ini membawa dampak terciptanya jabatan dan ke­terampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan lama.

“Tantangan ituharus di­hadapi sesuaipola kerja baruyang tercipta da­lamrevolusi 4.0. Satu faktor yang penting adalah keterampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten ditingkatkan,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempat­an Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli Hasoloan, saat mewakili Menaker, Hanif Dhakiri, membuka IKA Unpad Job Expo, di Bandung, Senin (12/2).

Maruli mengatakan revolusi industri 4.0 merupakan in­tegrasi pemanfaatan internet dengan lini produksi di dunia industri. Perubahan pun terjadi dalam dunia industri de­wasa ini yang ditandaiberubahnya iklim bisnis dan industri yang semakin kompetitif karena perkembangan teknologi informasi.

Oleh karena itu, kata dia, lembaga pendidikan dan pelatihan Indonesia harus mampu menghasilkan lulus­an yang memiliki nilai tambah sesuai kebutuhan pasar kerja. “Lembaga pendidikan harus mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan inovatif,” jelas Maruli. tgh/E-3

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment