Koran Jakarta | November 22 2017
No Comments

Lukaku Dipenuhi Harapan

Lukaku Dipenuhi Harapan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Lukaku harus ter­biasa dengan te­kanan tersebut sejak detik pertama dia berseragam United.

LOS ANGELES – Penampilan perdana Romelu Lukaku ber­sama Manchester United saat menghadapi LA Galaxy di tur pramusim, Minggu (16/7) WIB, masih terlalu dini untuk dinilai. Namun sejak penyerang Belgia itu menandatangani kesepakatan dengan klub berjuluk “Setan Merah” tersebut, semua mata terus tertuju pada dirinya.

Ada banyak harapan yang dibebankan di pundaknya. Pe­nyerang berusia 24 tahun itupun harus terbiasa dengan tekanan tersebut sejak detik pertama dia berseragam United. Hal itupun tidak dibantah oleh rekannya, Michael Carrick. Menurut Carrick, Lukaku harus benar-benar membuat lompatan besar begitu pindah ke Old Trafford.

Meski demikian, Car­rick yang bergabung de­ngan United dari Tot­tenham Hotspur pada 2006, memperkira­kan sang striker akan langsung terbiasa de­ngan lingkungan yang menuntut ekspektasi tinggi di United.

“Lompatannya harus besar sekali,” kata Carrick kepada media massa Inggris. “Saya mengalami sendiri saat datang dari Tottenham. Na­mun menyelami Liga Inggris adalah bonus terbesar. Dia akan tahu bagaimana segala sesuatunya bekerja dari pekan ke pekan. Ini perkara bagaimana mengatasi te­kanan.”

“Masih terlalu dini. Baru pe­kan pertama berlatih dan 45 menit melawan Galaxy se­hingga Anda belum bisa menyimpulkan apa-apa. Kami tahu siapa dia, tak ada yang mengejutkan. Kami semua tahu pasti apa yang dia bawa dan itulah alasan dia ada di sini.”

“Dia tak harus men­gubah permainan hanya karena dia ke sini. Dia melakukan hal-hal yang terbaik yang dia lalukan, dan sudah pasti dia dibawa ke sini untuk mencip­takan gol. Saya yakin sekali dia akan melakukannya musim ini.”

United, yang pertandingan kompetitif terakhirnya adalah saat menang pada final Liga Eu­ropa melawan Ajax, akan menja­jal Real Madrid pada Piala Super Eropa 8 Agustus mendatang.

Pelatih United, Jose Mourinho pun mengatakan Lukaku berada dalam proyeknya musim depan dan dia akan mencoba menduet­kannya dengan Marcus Rashford secara bersamaan. Pada laga me­lawan Galaxy, Rashford mencetak dua gol saat United unggul 5-2. Namun Lukaku yang turun pada babak kedua tidak mencetak gol.

“Hari ini dia berada di tim yang berbeda dengan Lukaku (babak pertama dan kedua). Kami juga akan mencoba keduanya di tim yang sama, menurut saya itu juga bisa bekerja,” kata Mourinho.

Mourinho juga enggan mem­bandingkan Lukaku dengan bekas kapten Wayne Rooney. Menurutnya Lukaku berperan sebagai target man di ujung tombak serangan sebuah tim, sedangkan Rooney merupakan gelandang serang saat mem­perkuat United.

“Membandingkan Rooney dan Lukaku adalah tidak seband­ing, dan Rooney bagi kami bukanlah striker, Lu­kaku lebih menjadi target man untuk para pemain bertahan la­wan,” kata Mourinho. “Dia sangat cepat dan hal yang baik bagi saya hari ini adalah dia menunjukkan sebagai pemain sebuah tim dan tidak khawatir dengan dirinya sendiri, dia mencemaskan per­kembangan tim,” tandasnya.

Romero Perpanjang Kontrak

Sementara itu kiper asal Argentina Sergio Romero te­lah meneken kontrak baru dengan United yang akan mempertahankannya di klub juara Liga Europa itu sampai 2021. Romero, yang menjadi pelapis kiper asal Spanyol David de Gea sejak berga­bung dengan United pada 2015, bermain saat mereka menang 2-0 atas Ajax Am­sterdam di final Liga Eu­ropa pada Mei.

“Saya senang telah meneken kontrak baru. Siapa yang tidak ingin berada di klub terbesar di dunia?” kata Romero, yang kontraknya member­inya opsi perpanjangan se­telah 2021.”

Mourinho memuji kiper 30 tahun itu sebagai kiper yang he­bat dan profesional. “Ia memiliki musim bagus dan penampilan-penampilan luar biasa, khusus­nya pada kesuksesan kami di Liga Europa. Sergio layak mendapat­kan kontrak ini, dan untuk Unit­ed, memiliki Sergio dan David merupakan hal yang luar biasa pada peran yang penting itu.”

Romero telah 88 kali mem­perkuat timnas Argentina serta mampu mempertahankan tem­patnya di tim saat ia membantu “Tim Tango” mencapai final Piala Dunia 2014, meski ia tidak masuk tim pertama di tiga klub terakh­irnya, termasuk Sampdoria dan AS Monaco.  Rtr/drb/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment