Libatkan Pilot Pesawat Tempur | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 27 2020
No Comments
Film "Serigala Langit"

Libatkan Pilot Pesawat Tempur

Libatkan Pilot Pesawat Tempur

Foto : Antara
A   A   A   Pengaturan Font

Film Serigala Langit berbeda dengan drama aksi di Indonesia karena melibatkan pilot pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU). Produser Arnold J Limasnax mengatakan, film memang sengaja dibuat untuk menunjukkan kehebatan TNI AU. Dia didukung penuh TNI AU.

“Kita pengin bersama-sama menunjukkan kehebatan TNI AU lewat film komersil. Kita ngobrol dan bersambut dengan baik,” ujar Arnold dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/2).

Kadispen TNI AU, Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto, mengatakan bahwa film Serigala Langit sangat sesuai dengan program TNI AU dalam rangka lebih mengenalkan diri kepada anak muda.

“Ini pas sekali dengan keinginan kami yang sedang membangun citra bela negara,” jelas Fajar. Film mengambil lokasi Lanud Iswahyudi, Madiun, Kohanudnas TNI AU Jakarta, dan Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

Selain itu, film juga menggunakan alat utama sistem senjata (Alutsista) seperti pesawat F16, T50i, sukhoi, boeing, hercules, helikopter caracal, dan tim Paskhas.

Film arahan sutradara Reka Wijaya ini bercerita tentang Gadhing Baskara (Deva Mahenra), seorang pilot tempur baru di Skadron Serigala Langit. Rasa percaya dirinya yang tinggi untuk selalu menjadi yang terbaik membuatnya jadi arogan.

Namun, di balik sikapnya tersebut, dia menyimpan persoalan pribadi berkaitan masa lalu. Saat itu, Skadron Serigala Langit berada di bawah komando Marsekal Pertama Erik (Donny Damara) yang bertindak sebagai Komandan Landasan Udara tengah berada dalam misi untuk mengawal seorang perempuan asing bernama Helen (Christina Danilla). Tami (Bunga Jelitha) ditugaskan mengantar Helen dengan Herkules. Misi tersebut harus berhasil. Film dijadwalkan tayang April 2020. ang/Ant/G-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment