Koran Jakarta | July 19 2019
No Comments

Lee Chong Wei Pensiun

Lee Chong Wei Pensiun

Foto : AFP/JUSTIN TALLIS
A   A   A   Pengaturan Font

Pebulutangkis kelahiran 21 Oktober 1982 itu menempati peringkat satu dunia selama 199 pekan mulai 21 Agustus 2008 hingga 14 Juni 2012.

JAKARTA – Bintang bulu­tangkis Malaysia Lee Chong Wei mengumumkan pensiun dari olahraga tersebut. Man­tan pemain nomor satu dunia yang terkena kanker itu meng­umumkan pengunduran diri­nya pada Kamis (13/6), meng­akhiri karier yang cemerlang di mana ia mengumpulkan banyak penghargaan tetapi ti­dak pernah memenangi juara dunia atau Olimpiade.

“Keputusan saya untuk pensiun adalah keputusan yang berat. Saya sangat me­nyukai olahraga ini. Tetapi ini adalah olahraga yang menun­tut. Saya berterima kasih ke­pada semua warga Malaysia selama 19 tahun terakhir,” kata Lee, Chong Wei (36), yang ber­linang air mata, pada konfe­rensi pers.

Pebulutangkis kelahiran 21 Oktober 1982 itu menempati peringkat satu dunia selama 199 pekan mulai 21 Agustus 2008 hingga 14 Juni 2012, se­belum sakit membuat per­ingkatnya menurun drastis hingga saat ini 199 dunia.

Sepanjang karirnya ia men­gumpulkan tiga medali perak Olimpiade pada 2008, 2012, dan 2016, dan tiga kali men­jadi runner-up pada Kejuara­an Dunia (2011, 2013, 2015).

Lee Chong Wei melam­baikan tangan sebagai tanda salam perpisahan untuk rekan dan para penggemarnya me­lalui akun media sosial pribadi miliknya, yakni Instagram.

Dalam unggahan di akun instagram miliknya, ia me­minta maaf kepada seluruh rekan dan penggemarnya ten­tang keputusan terberat yang telah ia ambil ini. “Saya ingin meminta maaf sebab saya su­dah tidak mampu lagi ber­main badminton untuk negara dan Anda semua,” tulisnya.

Lee menjelaskan bahwa ke­putusan tersebut ia ambil lan­taran dokter yang menangani penyakitnya menyarankan untuk beristirahat karena berisiko tinggi jika ia tetap berla­tih bulutangkis secara intensif.

“Doktor menasihatkan saya bahawa risiko kanser kembali agak tinggi sekiranya saya ber­latih dengan intensiti seperti dulu,” tulisnya.

Sembari menjelaskan ala­san di balik keputusannya, Lee juga mencurahkan kesedihan­nya lantaran ia tidak mampu melanjutkan hingga ajang Olimpiade 2020 Tokyo. “Ya, Tokyo 2020 tidak kesampaian. Tetapi, saya rasa saya akan me­ninggalkan arena Badminton tanpa kekesalan,” tulisnya.

Lee bercerita bahwa men­jadi perwakilan untuk Malay­sia dalam ranah bulutangkis sudah menjadi impiannya se­jak kecil dan ia telah mampu meraihnya.

“Perasaan berdiri di po­dium, melihat bendera di­naikkan dan mendengar lagu Negaraku sememangnya akan dirindui,” tulisnya.

Lee berpesan kepada se­mua rekan dan penggemarnya agar tidak bersedih dengan keputusannya untuk pensiun dari dunia yang ia cintai kare­na ia yakin akan bermunculan sosok Lee Chong Wei lain yang kelak turut serta mewakili Ma­laysia seperti dirinya.

“Jangan risau sangat atas pengunduran Diri Saya Ker­ana kita mempunyai Barisan pelapis Yang kuat. Saya yakin dia orang boleh!,” tulisnya.

Di akhir tulisannya, Lee tak lupa mengucapkan terima kasih untuk segala dukungan yang telah diberikan kepadanya selama ia berkarier. Ia juga meminta maaf jika selama ini dirasa belum maksimal mewujudkan mimpi-mimpi para penggemarnya.

“Terima kasih kawan kawan. Minta maaf atas mana mana yang tak sempurna da­lam karier sukan saya. Dah tiba masa untuk kuda tua ini bere­hat. Terima kasih,” tutupnya.

Bersama Keluarga

Lee Chong Wei juga me­ngatakan akan lebih banyak menghabiskan waktu bersa­ma keluarga setelah pensiun. Ia bahkan akan mengajak istrinya, yang juga mantan bintang bulu tangkis Malaysia, Wong Mew Choo, untuk ber­bulan madu. Perjalanan yang tertunda sejak mereka meni­kah pada 2012. Saat ini mereka sudah dikaruniai dua anak.

“Anda tahu saya menikah pada 2012. Namun kami be­lum pernah pergi bulan madu. Saya berutang janji ini (ke­pada istri saya), sekarang saya harus menyenangkannya.”

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menerima pen­siunnya Lee Chong Wei. Pres­iden BAM, Norza Zakaria, yang berada di tempat Lee mengge­lar konferensi pers, menggam­barkan Lee sebagai “legenda”. “Ini hari yang menyedihkan. Lee adalah seorang legenda dan sangat diandalkan. Kami menerima keputusannya,” kata Norza. Ant/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment