Ledakan Granat Asap di Kawasan Monas Lukai Dua TNI | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Fasilitas Umum

Ledakan Granat Asap di Kawasan Monas Lukai Dua TNI

Ledakan Granat Asap di Kawasan Monas Lukai Dua TNI

Foto : ANTARA/NOVA WAHYUDI
KUMPULKAN BARANG BUKTI I Anggota Labfor Mabes Polri mengumpulkan barang bukti ledakan granat asap di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12). Granat asap itu melukai dua anggota TNI yang sedang berolahraga di lokasi kejadian. Polri masih menyelidiki asal dari granat asap tersebut.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pra­mono, menyatakan ledakan yang terjadi di taman kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, berasal dari granat asap. Ledakan yang terjadi pada 7.10 WIB itu me­nyebabkan dua anggota TNI menjadi korban, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan.

“Anggota TNI yang mengalami luka parah adalah Ser­ma Fajar. Dua jari tangannya putus. Praka Gunawan mengalami luka ringan di bagian paha. Kedua korban sudah dibawa ke RSPAD Gatot Soe­broto untuk diberikan ban­tuan medis,” tutur Gatot, di Jakarta, Selasa (3/12).

Gatot menjelaskan saat ini penyidik masih mendalami dari mana asal granat tersebut. “Barangnya dari mana sedang kita dalami, akan kita sampai­kan informasi lebih lanjut,” jelas Gatot.

Sedang Olahraga

Sementara itu, Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayor Jenderal Eko Margiyono, menjelaskan kro­nologi kejadian. Kedua korban sedang melaksanakan olah­raga di kawasan taman Monas. Karena setiap Selasa kegiatan berolahraga.

“Jadi, kedua korban terse­but sedang melaksanakan olahraga. Karena memang setiap Selasa jadwalnya me­mang kegiatan olahraga. Kebetulan tadi Mabes AD sedang berolahraga sepeda di sini sehingga banyak anggota TNI yang sedang melakukan akti­vitas olahraga,” ujar Eko.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Di­visi Humas Polri Argo Yuwono mengatakan granat tersebut ditemukan oleh dua orang anggota Garnisun, Satker Pe­makaman, Serma Fajar dan Kopka Gunawan, ketika se­dang melaksanakan olahraga bersama dengan jalan santai personel Garnisun.

“Kedua anggota TNI tersebut menemukan bungkusan plastik yang di dalamnya ada satu buah granat, kemu­dian diambil dan meledak,” tegas Argo.

Di tempat yang sama, Ke­pala bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengatakan be­lum ada informasi lebih lan­jut apakah granat meledak setelah Fajar memegangnya. Polisi pun belum mengetahui alasan Fajar menggenggam granat tersebut.

“Itu masih belum kami dapat keterangannya karena masih dirawat,” ujar Yusri.

Sedangkan Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhadrie me­mastikan tidak ada unsur penyerangan dalam insiden leda­kan granat asap di Monas yang melukai dua anggota TNI itu.

“Tidak ada pelaku yang me­nyerang,” katanya.

Juru Bicara Presiden, Fad­jroel Rachman, mengatakan Presiden Jokowi meminta kasus ini diselidiki sampai tuntas. “Segala tindak ke­kerasan apa pun motifnya harus ditindak secara tegas,” ujarnya. jon/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment