Koran Jakarta | June 20 2019
No Comments

Lazio Rebut Trofi Coppa Italia

Lazio Rebut Trofi Coppa Italia

Foto : AFP/ISABELLA BONOTTO
A   A   A   Pengaturan Font

ROMA – Lazio mengangkat tro­fi Coppa Italia untuk ketujuh ka­linya setelah gol pada akhir laga dari Sergej Milinkovic-Savic dan Joaquin Correa memastikan ke­menangan 2-0 atas Atalanta. Laga final yang berlangsung Kamis (16/5) dini hari WIB di Roma di­warnai kekerasan yang dilakukan penggemar.

Sundulan Milinkovic-Savic membuat Lazio memimpin dela­pan menit jelang laga usai di Sta­dion Olimpico. Itu hanya bebera­pa detik setelah dia masuk sebagai pemain pengganti. Correa meng­gandakan keunggulan saat-saat akhir pertandingan.

Kemenangan itu memberi Lazio tiket ke Liga Europa musim depan. Itu sangat dibutuhkan bagi tim Sim­one Inzaghi karena mereka berada di urutan kedelapan klasemen Se­rie A, terpaut empat poin dari po­sisi kompetisi Eropa dengan dua pertandingan tersisa musim ini.

“Kami benar-benar mengingink­an trofi ini,” ujar Inzaghi. “Itu ada­lah malam yang indah di stadion kami bersama penggemar kami. Ini kepuasan yang luar biasa, kami lay­ak mendapatkannya karena kami telah menempuh perjalanan pan­jang,” sambungnya.

Kemenangan Lazio diwarnai oleh bentrokan di luar stadion antara pendukung garis keras “Ul­tras” dan polisi sebelum pertand­ingan. Fans melemparkan proyek­til ke arah petugas dan mobil polisi dibakar di dekat jembatan Ponte Milvio tidak jauh dari Sta­dio Olimpico.

Menurut media Italia, dua petugas polisi terluka, satu di telinga oleh sebuah proyektil, dan lima penggemar ditangkap.

Atalanta telah menyingkir­kan juara bertahan Juventus di perempat final. Mereka telah berusaha untuk memenangkan Coppa Italia untuk kali kedua dan gelar besar pertama sejak mereka memenangkannya pada tahun 1963.

Bagi tim asal Bergamo yang masih berupaya untuk lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya - ini adalah kekalahan ke­tiga mereka di final setelah pada 1987 dan 1996.

Tim asuhan Gian Piero Gas­perini menghadapi juara Serie A Juventus pada akhir pekan ini dan berusaha mempertahankan posisi keempat.

“Sayang sekali, tetapi final me­mang seperti itu,” ujar Gasperini. “Momen menentukan pertandin­gan tiba di babak kedua dan kami kalah melalui sepak pojok,” sam­bungnya.

“Kami sekarang menuju hari Minggu, karena ada tempat di Liga Champions untuk dipertahankan. Kami akan mengatasi kekecewaan ini, bahkan jika perjalanan kami di turnamen ini adalah pengala­man hebat,” tandasnya.

Pencetak gol Atalanta, Duvan Zapata dan gelandang Marten De Roon menyia-nyiakan dua upaya cepat pada menit ke-26.

Milinkovic-Savic membuat dampak langsung setelah dia di­mainkan usai sebulan absen un­tuk menggantikan Luis Alberto. Pemain asal Serbia itu menerobos untuk membuat Pierluigi Golli­ni tak berdaya. Gol Correa pada menit-menit terakhir menghad­iahkan Inzaghi kehormatan besar pertamanya sejak memenangkan kompetisi sebagai pemain Lazio pada 2009. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment