Koran Jakarta | March 24 2019
No Comments

Layanan Sewa Skutik Listrik

Layanan Sewa Skutik Listrik

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah meluncurkan Honda PCX bermesin kovensional dan hibrida, PT Astra Honda Motor (AHM), meluncurkan PCX dengan tenaga listrik. Melalui Honda PCX Electric, motor ini diharapkan menjadi jawaban akan tren elektrifikasi, yang ramah lingkungan dan minim perawatan.

Sebelum resmi di luncurkan PCX Electric pertama kali dipamerkan di Indonesia bersamaan dengan gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) pada awal November 2018. Kini motor ini hadir di Indonesia melalui perakitan di Sunter, Jakarta Utara.

Presiden Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan, Honda PCX Electric adalah salah satu perwujudan peta jalan (road map) AHM dalam menghadirkan teknologi sepeda motor, sesuai perkembangan tren kendaraan saat ini.

“Di samping motor berbasis bahan bakar, kami ingin mewujudkan kendaraan listrik yang nyaman dan menyenangkan di masa depan. Honda PCX Electric adalah model pertama kami untuk melengkapi gaya hidup masa depan masyarakat Indonesia,” ujar Inuma di Jakarta.

Sayangnya harga PCX Electric dinilai masih cukup mahal yaitu pada kisaran 200 juta rupiah. Tidak heran AHM sendiri belum berani menjual motor ini ke pasar, namun menggunakan model bisnis sewa kepada pelanggan perusahaan.

Memang AHM akan menyewakan PCX Electric kepada perusahaan yang tertarik menjadikannya sebagai kendaraan operasional yang ramah lingkungdan dengan tarif 2 juta rupiah per bulan.

“AHM akan menggandeng pihak ketiga dalam melayani penyewaan dengan berbagai perusahaan. Kegiatan penyewaan ini akan dimulai pada kuartal pertama 2019 di beberapa kota besar Indonesia,” ujar Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

Menurut Loman, AHM menggunakan model bisnis business to business (B2B) lantara ongkos produksi PCX Electric saat ini masih tinggi, sehingga harga jualnya pun menjadi mahal. “Pada saatnya nanti bisa mencapai titik yang terjangkau sehingga harganya bisa ramah terhadap konsumen,” ujar dia.

Loman mengatakan, menjual sepeda motor listrik butuh persiapan, mulai dari mulai infrastruktur, layanan, sumber daya manusia dan skema bisnis tersendiri. “Kami akan terus mempelajari dan menyesuaikan secara bertahap perkembangan motor listrik ini ke depan,” kata Loman.

AHM akan bekerjasama dengan beberapa pihak dalam menyediakan infrastruktur pengisian listrik. Selain itu juga akan bekerjasama dengan perusahaan pengurai limbah, karena baterai lithium ion pada PCX Electric dengan penggunaan regular hanya bisa bertahan 2 tahun.

Pada PCX Electric terdapat dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack. Baterai ini mampu menjalankan sepeda motor hingga jarak sekitar 69 km dalam sekali pengisian penuh dari hasil pengujian dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam secara konstan.

Untuk kemudahan, Honda Mobile Power Pack bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni pertama off-board charging, yakni mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi atau swap system. Kedua on-board charging, cara pengecasan menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan.

Kepada pelanggan B2B, AHM akan melayani servis Honda PCX Electric serta kebutuhan swap / penggantian baterai. Untuk keadaan darurat, contact center 7X24 jam, emergency road assistance (Honda care), dan service visit, siap memberikan pelayanan maksimal. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment