Koran Jakarta | April 19 2019
No Comments

Laga Pertaruhan Sarri

Laga Pertaruhan Sarri
A   A   A   Pengaturan Font

Tersingkir dari Piala FA akan membuat Maurizio Sarri kian dekat untuk didepak dari kursi pelatih Chelsea.

LONDON – Maurizio Sarri akan berjuang untuk menyela­matkan pekerjaannya ketika Chelsea yang dilanda krisis menghadapi Manchester United di putaran kelima Piala FA, Selasa (18/2) dini hari WIB.

Sarri berada dalam ba­haya dipecat setelah mu­sim pertama yang suram di Stamford Bridge. Tersingkir dari Piala FA akan mendorong pelatih asal Italia itu lebih dekat didepak.

Chelsea mend­erita kekalahan ter­berat mereka dalam 28 tahun terakhir saat takluk 0-6 dari Manchester City akhir pekan lalu. Hasil buruk itu terjadi hanya sepe­kan setelah kalah memalukan 0-4 dari Bournemouth.

Di tengah klaim Sarri telah kehilangan dukungan dari para pemainnya, mantan pelatih Nap­oli mengadakan pembicaraan dengan tim pekan ini. Hal itu dilakukannya dalam upaya meyakinkan skuad untuk tetap bersamanya.

Ini bukan pertama kalinya dia menantang bintang-bintang Chelsea setelah mempertanyakan kekuatan men­tal pemainnya dan mengklaim bahwa mereka bahkan tidak mengerti dasar-dasar ren­cana permainannya.

Para pemain Sarri dise­but tidak senang dengan metode pelatihannya yang tidak menarik. Penolakan itu menyulitkannya menyesuaikan taktik dengan para pemain yang dimilikinya.

Cesar Azpilicueta, Marcos Alonso dan N’Golo Kante se­mua diminta untuk melakukan peran yang tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Sementara ‘Sarri-ball’ adalah hit besar bagi Napoli, Chelsea telah terlihat be­kerja keras untuk sebagian besar musim ini. “The Blues” berjuang untuk lebih kuat dan kompak di lini tengah dan mereka kurang tajam di depan.

Pemilik klub Chelsea, Roman Abramovich dan CEO berpenga­ruh, Marina Granovskaia, tidak mungkin mengampuni Sarri ke­cuali hasil dan kinerja tim segera membaik.

Itu berarti Sarri harus men­gangkat Chelsea. “The Blues “kalah dalam tujuh dari 22 per­tandingan terakhir mereka dan mereka harus kembali ke empat besar klasemen Liga Inggris dan menjaga mereka di jalur untuk meraih trofi.

Mereka masih berpartisipasi di Liga Europa, setelah menga­lahkan Malmo pada leg pertama babak 32 besar pada hari Kamis lalu. Chelsea menghadapi Man­chester City di final Piala Liga hari Minggu depan.

Tapi Sarri kali ini harus fokus pada kunjungan MU ke Stamford Bridge saat Chelsea yang meru­pakan juara bertahan berupaya lebih dekat ke penampilan final Piala FA ketiga berturut-turut.

“Kami tahu ini adalah momen penting. Kami memiliki bebe­rapa pertandingan yang sangat penting. Yang pertama adalah menghadapi MU. Ini sangat menantang,” ujar asisten Sarri, Gianfranco Zola.

Momentum MU

MU dikalahkan oleh Chelsea pada final musim lalu, tetapi ba­nyak yang berubah di Old Traf­ford sejak pertandingan bulan Mei itu.

Jose Mourinho dipecat pada bulan Desember dan pengganti­nya Ole Gunnar Solskjaer telah membawa perubahan yang luar biasa sebagai pelatih sementara.

Tim asuhan Solskjaer tidak ter­kalahkan dalam 11 pertandingan pertamanya di semua kompetisi, mengangkat MU berada di atas Chelsea ke posisi empat besar.

Tetapi momentum mereka terhenti pada hari Selasa lalu ke­tika Paris Saint Germain menang 2-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford.

Upaya MU untuk kembali ke jalur kemenangan telah dihan­tam cedera pada Anthony Martial dan Jesse Lingard, yang kedua­nya absen hingga tiga pekan.

Solskjaer mengharapkan re­spon yang bagus dari skudnya terlepas dari absennya dua pe­main andalan itu. “Saya ben­ci kalah dalam pertand­ingan dan sepertinya anak-anak juga ben­ci kalah dalam pertandingan,” ujarnya. ben/ AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment