Koran Jakarta | August 23 2019
No Comments
Wisata Unggulan

Labuan Bajo Makin Diminati Turis Mancanegara

Labuan Bajo Makin Diminati Turis Mancanegara

Foto : ISTIMEWA
”SBN Talk” | Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo (BPOLB) Flores, Shana Fatina, dalam acara “Smandel Business Network (SBN ) Talk” yang digelar di Koffee Konco, Epiwalk, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Labuan Bajo se­bagai salah satu destinasi ung­gulan baru semakin menarik wisatawan manca negara (wis­man) maupun wisatawan da­lam negeri. Untuk mendukung program pemerintah menjadi­kan Laboan Bajo sebagai desti­nasi unggulan bersama 9 desti­nasi lain, berbagai sarana dan prasarana menuju ke Laboan baji terus dikembangkan.

“Sekarang ini sudah banyak penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia ke Labuan Bajo. Ke depan , akan ada penerbangan langsung dari Singapura dan Australia,” ujar Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo (BPOLB) Flores, Shana Fatina, dalam “SBN Talk” yang digelar di Koffee Konco, Epiwalk, Ja­karta Selatan, kemarin.

Menurut Shana, pener­bangan langsung tersebut dapat menambah jumlah wisman yang berkunjung ke Labuan Bajo dan memberikan kontribusi menaiknya penda­patan dari kegiatan pariwisata. Oleh karena itu, BOPLB Flores, membuka pintu seluas-luas­nya kepada para investor yang tertarik dan mau menanam­kan modal di Labuan Bajo dan Flores.

Smandel Business Network (SBN), sebuah asosiasi yang dibentuk oleh para alumni SMAN 8 Jakarta, mengadakan SBN Talk, sebuah acara bin­cang rutin bulanan. Shania Fatina sendiri adalah alumni SMAN 8 tahun 2009 dan me­lanjutkan ke ITB bandung. Da­lam acara ini, moderator ada­lah Brahmantya Sakti, alumni SMAN 8 yang juga pelaku wisata digital dan founder dari TripTrus.com.

Shana menjelaskan, ber­bagai kemajuan yang didorong oleh kegiatan pariwisata di Labuan Bajo. Dan bahkan Pre­siden Joko Widodo menetap­kan pariwisata sebagai leading sector untuk penghasil devisa. Hal itu ditandai dengan men­jadikan Labuan Bajo dan sem­bilan destinasi lain di Indone­sia menjadi “Bali Baru” dan dikerucutkan lagi menjadi em­pat destinasi prioritas, yaitu: Borobudur, Mandalika, Danau Toba dan Labuan Bajo.

Untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dengan target wisata premium, maka dikeluarkan Peraturan Presiden No. 32 tahun 2018, yakni berdirinya Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores. Pemerintah juga mendorong pembangunan infrastruk­tur yang mendukung kegiat­an pariwisata di Labuan Bajo; mulai dari pembangunan jalan Trans Flores, perluasan ban­dara dan perpanjangan lan­dasan terbang, hingga pemeta­an kawasan wisata di Flores.

“Dengan adanya deregulasi serta pertumbuhan pesat di dunia digital, semakin mudah bagi investor untuk mendapat­kan informasi dan kemudahan berinvestasi di Flores, khusus­nya Labuan Bajo. ,” papar Sha­na.  sur/E-12

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment