Koran Jakarta | March 27 2019
No Comments
Kampanye Pilpres | Salah Satu Panelis dari Universitas Airlangga Mengundurkan Diri

Kualitas Debat Capres Diutamakan

Kualitas Debat Capres Diutamakan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
KPU akan menggelar debat kedua pasangan Capres dengan tema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, panga, dan sumber daya manusia.

 

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak persoalkan mundurnya pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga Suparto Wijoyo sebagai panelis debat kedua calon presiden (capres). Hal itu diyakini tidak akan mengganggu kualitas debat capres 17 Februari nanti.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, ketujuh panelis dari awal delapan panelis yang ditetapkan KPU sudah cukup mewakili tema debat kedua nanti yakni energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam. Sehingga pihaknya merasa tidak perlu mengganti satu panelis yang mengundurkan diri tersebut.

“Saya tegaskan ini tidak mengurangi kualitas pemilu, karena sudah terwakili semua,” kata Arief Usai rapat dengan tim panelis dan moderator di Jakarta, Sabtu (9/2).

Arief mengungkapkan alasannya yang tidak berencana mengganti Pakar Hukum Lingkungan Universitas Airlangga Suparto Wijoyo karena mepetnya waktu debat yang tinggal seminggu lagi. Ia mengaku tindakan pihaknya tersebut sudah terlebih dahulu memberi tahu timses kedua kandidat capres.

Meski begitu, sebagai lembaga independen, KPU tetap memiliki keputusan sendiri untuk memutuskan apakah panelis tersebut diganti atau tidak. Arief menjamin, dengan tidak digantinya Pakar Hukum Lingkungan Universitas Airlangga Suparto Wijoyo dengan panelis baru, tidak mengurangi substansi dalam menyusun soal-soal debat kedua nanti.

“Kami sudah memberitahu kepada tim ses 01 dan 02 biar mereka juga tahu dan mereka bisa memberi pendapat walaupun kepeutusannya tetap ada pada kami,” tegas Arief.

Lebih jauh Arief menegaskan, bahwa ketujuh panelis sejak Jumat (8/2) sudah bekerja untuk merumuskan materi dan pertanyaan dalam debat kedua capres yang dijadwalkan pada 17 Februari 2019. Ketujuh panelis tersebut adalah Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana, Rektor IPB Dr Arif Satria, Direktur Eksekutif Walhi Nur Hidayati, Ahli Pertambangan ITB Prof Irwandy Arif, Pakar Energi Ahmad Agustiawan, Pakar Lingkungan Undip Sudharto P Hadi, dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria Dewi Kartika.

Kemudian seluruh pertanyaan yang sudah dirumuskan tim panelis akan kembali dimatangkan hingga dua hari sebelum debat atau Jumat (15/2). Pada hari itu, tim panelis akan melakukan finalisasi dan menyampaikan daftar pertanyaan itu kepada moderator debat.

Pada hari itu juga KPU menggelar penandatanganan pakta integritas yang dilakukan oleh dua moderator dan tujuh panelis debat kedua Pilpres 2019. Hal itu bertujuan agar proses debat menjadi menarik sebab KPU dituntut untuk merahasiakan pertanyaan debat yang akan diajukan kepada kedua calon presiden.

Isu Strategis

Sementara itu, Pakar Lingkungan Undip Sudharto P Hadi menuturkan, sejak Jumat (8/2) tim panelis sudah mengidentifikasi isu strategis dari tema yang akan diangkat dalam debat kedua nanti. Ia juga menjelaskan, tim panelis juga menyiapkan sejumlah video yang nantinya akan ditampilkan pada segmen IV debat kedua capres dengan mempertajam narasi dalam video tersebut.

“Jadi kita menginvetarisasi terkait empat tema itu, kita tayangkan dengan narasi pertanyaan,” ucap Sudharta.

Ada empat poin yang harus ditaati oleh moderator dan panelis, antara lain pertama, secara bersungguh-sungguh akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai moderator dan panelis debat kedua secara profesional efektif dan efisien serta memberikan perlakuan adil dan proporsional kepada peserta debat lalu, memiliki integritas tinggi jujur simpatik dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon dengan: Tidak menjadi anggota parpol, Tidak jadi anggota tim atau pelaksana kampanye pasangan calon. rag/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment